Kasus DBD di Pontianak Masih Terkendali, Warga Diminta Aktif Cegah Perkembangbiakan Nyamuk

 “Untuk DBD dari 1 Januari 2025 sampai dengan sekarang yang terdiagnosa ada 29 kasus. Belum ada peningkatan kasus DBD,” jelas Septiko

Penulis: Peggy Dania | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/AYU NADILA
WAWANCARA - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pontianak, Saptiko. Ia menyebutkan bahwa angka tersebut masih tergolong rendah dan belum menunjukkan adanya peningkatan kasus yang signifikan. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK- Dinas Kesehatan Kota Pontianak mencatat sebanyak 29 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) telah terdiagnosis sejak 1 Januari hingga akhir Juli 2025. 

Kepala Dinas Kesehatan Pontianak, Saptiko, menyebutkan bahwa angka tersebut masih tergolong rendah dan belum menunjukkan adanya peningkatan kasus yang signifikan.

 “Untuk DBD dari 1 Januari 2025 sampai dengan sekarang yang terdiagnosa ada 29 kasus. Belum ada peningkatan kasus DBD,” jelas Septiko, Rabu 30 Juli 2025.

Kasus ISPA di Pontianak Masih Normal, Dinkes Imbau Warga Waspada Cuaca Berasap

Meski demikian, ia tetap mengimbau masyarakat untuk tidak lengah dan aktif menjaga kebersihan lingkungan mengingat musim panas dapat menjadi momen berkembangnya nyamuk Aedes aegypti sebagai vektor penular DBD.

Septiko menyampaikan beberapa langkah pencegahan yang dapat dilakukan oleh masyarakat untuk mengurangi risiko penyebaran DBD seperti menjaga kebersihan lingkungan sekitar rumah.

“Tidak membuang sampah sembarangan, memberantas jentik nyamuk yang ada di sekitar rumah, menutup tempat penampungan air, menabur larvasida di tempat penampungan air, serta membersihkan barang-barang bekas yang bisa menjadi sarang nyamuk,” katanya. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved