Ayah Rafa Soroti Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Anaknya, Rasiwan: Masih Banyak Tanda Tanya
Yang membuat saya tanda tanya, terutama saat bagian pembekapan korban pakai kain dan busa.
Penulis: Widad Ardina | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/WIDAD ARDINA
KASUS PEMBUNUHAN - Ayah kandung, Rafa Fauzan, Rasiwan menyampaikan tanggapannya terkait rekonstruksi kasus pembunuhan anaknya yang dilakukan oleh tersangka Urai Abadi. Semoga kasus ini tidak terjadi lagi pada orang lain
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG – Usai rekonstruksi Rafa Fauzan, seorang balita berusia 1 tahun 11 bulan yang sebelumnya hilang selama tiga hari dan ditemukan meninggal dunia di depan pintu masjid, masih meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban.
Rasiwan, ayah kandung dari almarhum Rafa Fauzan, menyampaikan tanggapannya terkait rekonstruksi kasus pembunuhan anaknya yang dilakukan oleh tersangka Urai Abadi.
Ia menilai, meskipun adegan demi adegan telah diperagakan, namun masih banyak kejanggalan yang belum terungkap secara rinci.
"Masalah rekonstruksi kemarin secara umum sudah tergambarkan tahap-tahap kejadiannya. Hanya saja yang saya sayangkan, untuk waktu dan kejadian itu tidak tergambarkan jelas," ujar Rasiwan saat diwawancarai tribunpontianak.co.id.
Dari rekonstruksi yang berlangsung, polisi memperagakan sebanyak 28 adegan.
Namun menurut Rasiwan, sejumlah adegan masih menyisakan pertanyaan, terutama terkait waktu kejadian serta keberadaan saksi di lokasi.
“Yang membuat saya tanda tanya, terutama saat bagian pembekapan korban pakai kain dan busa. Dari hasil otopsi, ada luka gores di wajah anak saya, dan itu tidak tergambarkan dalam rekon. Itu pernyataan dari kasat juga sebelumnya," ungkapnya.
Saat ditanya apakah mengenal dekat dengan pelaku, Rasiwan menyebutkan meskipun tidak akrab, dirinya tetap mengenal Urai Abadi sebagai tetangga yang biasa menyapa.
"Kenal secara akrab tidak, tapi untuk tegur sapa sebagai warga tetap dilakukan. Kepribadiannya seperti orang biasa saja," kata dia.
Rasiwan juga mengaku sempat mencurigai pelaku sejak satu hari sebelum kejadian, karena adanya ancaman terhadap anaknya.
Namun sayangnya, ia tidak sempat mengonfirmasi hal itu karena peristiwa tragis itu telah terjadi.
Mengenai interaksi sosial, Rasiwan mengatakan keluarganya kerap membantu warga sekitar termasuk Urai Abadi.
Sebagai orang tua yang kehilangan anak secara tragis, Rasiwan berharap kasus ini menjadi pembelajaran bagi masyarakat untuk lebih waspada, bahkan terhadap orang-orang terdekat sekalipun.
"Semoga kasus ini tidak terjadi lagi pada orang lain. Cukup anak saya saja. Ini pelajaran bagi kita semua, jangan lengah terhadap lingkungan sekitar,” tutupnya.
Diwarnai Teriakan Warga
Rekonstruksi kasus pembunuhan balita Rafa Fauzan yang digelar pada Kamis 24 Juli 2025 lalu sempat diwarnai emosi warga.
Sejumlah warga meneriakkan kecaman kepada tersangka Urai Abadi saat memperagakan 28 adegan.
Ayah korban, Rasiwan, mengaku perasaannya campur aduk melihat langsung proses tersebut.
"Perasaan sebagai manusiawi, sebagai orang tua korban, tetap ada rasa ingin main hakim sendiri ya dalam tanda kutip. Tapi kita tahan itu, kita urungkan, supaya semua kejadian bisa tergambar jelas tiap tahapannya," ujarnya saat diwawancarai tribunpontianak.co.id, kemarin.
Kehadiran keluarga korban dalam rekonstruksi turut menambah ketegangan suasana.

Rasiwan menyebut sang istri, ibu kandung Rafa, sangat terpukul melihat reka ulang pembunuhan anaknya yang masih berusia balita.
"Ibu jelas shock. Saya tidak bisa membayangkan apalagi seorang ibu kandung, dengan anak sekecil itu. Kita semua shock, tapi dia pasti jauh lebih berat menerima kenyataan ini," ungkap Rasiwan haru.
Sebelumnya, dalam rekonstruksi yang digelar oleh penyidik Polres Singkawang, pelaku memperagakan 28 adegan yang menggambarkan proses pembunuhan.
Namun Rasiwan mengaku masih banyak tanda tanya yang belum terjawab, terutama terkait waktu kejadian dan kehadiran saksi lain di sekitar lokasi.
Ia berharap kasus ini dapat ditangani seadil-adilnya dan menjadi pelajaran bagi masyarakat agar tidak lengah terhadap lingkungan sekitar, bahkan terhadap orang yang sudah dikenal.
- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!
Berita Terkait
Baca Juga
Warga AS Hilang Lalu Jadi Istri Kepala Suku di Skotlandia |
![]() |
---|
6 Peristiwa Terpopuler Kalbar! Curahan Hati Ayah Rafa Fauzan di Singkawang |
![]() |
---|
Apa Kejanggalan di Rekonstruksi Kasus Rafa Fauzan Singkawang? Ayah Korban Soroti Beda Hasil Autopsi |
![]() |
---|
FAKTA Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Rafa Fauzan Singkawang, Kejanggalan hingga Tangis Keluarga Pecah |
![]() |
---|
HASIL Rekonstruksi Kasus Rafa Fauzan Singkawang! Peragakan 28 Adegan Tapi Keluarga Cium Kejanggalan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.