Berita Viral

Dipermudah Syarat Beli Rumah Subsidi Kini Bebas DP Berlaku Sampai Desember 2025, Cicilan Ringan

Resmi dipermudah syarat beli rumah Subsidi kini bebas DP berlaku sampai Desember 2025 juga bebas cicilan.

|
Editor: Rizky Zulham
Dok. Kompas.com
RUMAH SUBSIDI - Ilustrasi komplek perumahan subsidi. Resmi dipermudah syarat beli rumah Subsidi kini bebas DP berlaku sampai Desember 2025 juga bebas cicilan. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Resmi dipermudah syarat beli rumah Subsidi kini bebas DP berlaku sampai Desember 2025 juga bebas cicilan.

Pembeli rumah subsidi dengan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) akan bebas bayar downpayment (DP) atau uang muka.

Bonus yang hanya berlaku bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan ini berlaku sampai dengan Desember 2025.

"Kemungkinan diperpanjang di tahun 2025," ujar Ketua Umum Appernas Jaya, Andriliwan Muhammad kepada Kompas.com, Jumat 25 Juli 2025.

Sebanyak 5 asosiasi pengembang perumahan sepakat memberikan keringanan yang disebut "berbagi keuntungan" itu, antara lain Appernas Jaya, REI, APERSI, Asprumnas, dan Himperra.

Resmi Berubah Harga Rumah Subsidi Terbaru Per 1 Agustus 2025 Lengkap Ukuran dan Luas Tanah

Adapun DP yang harusnya dibayarkan oleh pembeli adalah 1 persen dari harga rumah subsidi, atau sekitar Rp 1,7 juta.

Untuk mendukung program ini, BPJS Ketenagakerjaan diimbau untuk memberikan data perusahaan yang telah memiliki BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerjanya dan data anggota yang belum memiliki rumah.

"Terutama perusahaan-perusahaan yang jumlah anggotanya lebih dari 1.000 oranng," lanjut pria yang akrab disapa Andre Bangsawan.

Pemerintah Gandeng BPJS Ketenagakerjaan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk mempercepat pencapaian program 3 Juta Rumah.

Kerja sama ini difokuskan pada perluasan akses perumahan bagi para peserta BPJS Ketenagakerjaan, baik untuk pembangunan rumah baru maupun renovasi.

Menteri PKP Maruarar Sirait menyampaikan diskusi yang berlangsung bersama Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Pramudya Iriawan Buntoro akan segera ditindaklanjuti dalam bentuk Nota Kesepahaman (MoU).

"Harapan kami, ada support dari BPJS Ketenagakerjaan dalam rangka pencapaian program 3 Juta Rumah, baik membangun maupun merenovasi," ujar Maruarar.

Adapun dalam tiga tahun terakhir, BPJS Ketenagakerjaan telah menyalurkan bantuan pembiayaan untuk 567 unit rumah pada 2022, 494 unit pada 2023, dan 390 unit hingga Juni 2024.

Fokus pada Pekerja dan FLPP Pramudya Iriawan Buntoro menyatakan pihaknya siap bersinergi untuk memperluas jangkauan program perumahan bagi peserta.

Menurutnya, program ini akan diarahkan pada peserta yang memenuhi kriteria untuk mendapatkan bantuan pembiayaan rumah melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) maupun skema lainnya.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved