Karhutla Kembali Melanda, BPBD Sambas Ungkap Terpantau di 3 Desa
Selain titik api karhutla terpantau di Desa Temajuk, kata AKP Joko, terdapat satu titik karhutla ditemukan di Desa Malek, Kecamatan Paloh.
Penulis: Imam Maksum | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Sejumlah titik di wilayah Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, kembali dilanda kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Upaya pemadaman titik api terus dilakukan aparat desa setempat, Selasa 22 Juli 2025.
Satu diantaranya titik karhutla dilaporkan terjadi di sejumlah titik Desa Temajuk, Kecamatan Paloh. Api membakar area semak belukar di Teluk Limau Manis dan Bandang wilayah Desa Temajuk.
Ketika dikonfirmasi Kapolsek Paloh, AKP Joko membenarkan adanya titik api karhutla di Desa Temajuk. Upaya pemadaman api terus dilakukan personel Polsek Paloh.
"Benar, karhutla TKP di Temajuk yang banyak titik dari Teluk Limau Manis sampai Bandang. Upaya pemadaman terus setiap hari personel turun. Kebetulan HS di Temajuk," kata AKP Joko.
Selain titik api karhutla terpantau di Desa Temajuk, kata AKP Joko, terdapat satu titik karhutla ditemukan di Desa Malek, Kecamatan Paloh.
"Di Desa Malek kemarin nongol satu titik hotspot, sampai hari ini masih ada satu titik," ungkap Kapolsek AKP Joko.
Dia mengungkapkan, sejauh ini belum ada laporan warga mengungsi akibat karhutla yang melanda di Kecamatan Paloh. Dia bilang, pihaknya terus berjibaku memadamkan api supaya kebakaran tidak meluas.
"Alhamdulillah HS sisa dua titik, mudahan gak tambah. Alhamdulillah gak ada laporan warga mengungsi," tutur AKP Joko.
Baca juga: Berikut Profil 4 Bakal Calon Direktur Politeknik Negeri Sambas Periode 2025-2029
Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sambas Marjuni menyebutkan terdapat tiga desa yang telah melaporkan karhutla di wilayah masing-masing.
Walaupun, kata Marjuni, pihak BPBD Sambas masih belum menerima informasi dan laporan resmi dari Manggala Agni terkait titik karhutla.
"Wa'alaikumussalam, sampai hari ini laporan dari desa, MPA, Tagana dan dari Pemdes, atau informasi dari kawan-kawan Manggala Agni belum dapat secara resmi kami peroleh," kata Marjuni.
Marjuni mengatakan, pihaknya juga menurunkan tim untuk terjun ke lokasi memantau titik hotspot. Pihaknya juga terus berkoordinasi dengan unsur pemerintah kecamatan.
"Dari informasi tim kami yang memantau di beberapa lokasi dan hasil konfirmasi dari kecamatan, sementara baru 3 desa terdata," ungkapnya.
"Itupun masih sangat tentatif yakni Desa Semata, Tri Mandayan dan Sarang Burung (SB) Danau," kata Marjuni menjelaskan. (*)
- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!
| Sutarmidji Kenang Sosok Prof Thamrin Usman, Rektor Visioner yang Tinggalkan Jejak Besar di Untan |
|
|---|
| Ketua MABM Kalbar Kenang Sosok Thamrin Usman, Visioner dan Pekerja Keras |
|
|---|
| Pendataan Lahan oleh Bank Tanah di Desa Nyayum Akhirnya Disetujui Masyarakat |
|
|---|
| Karolin Resmikan Gedung SMP Alfa Omega, Sekolah Swasta Dinilai Bantu Tampung Lulusan SD |
|
|---|
| Rektor Untan Kenang Sosok Thamrin Usman, Punya Dedikasi Tinggi di Dunia Pendidikan Kalbar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/ja-la-sam-220725.jpg)