Misteri Mayat Mengambang di Sungai Kapuas, Polres Sanggau Lakukan Penyelidikan Mendalam

Saksi lainnya, BT kemudian memastikan bahwa benar ada sesosok mayat yang mengambang dan tersangkut di salah satu lanting milik warga di tepi sungai. 

Humas Polres Sanggau
EVAKUASI KORBAN - Tim gabungan saat evakuasi sesosok mayat laki-laki yang mengambang di Sungai Kapuas, di Kelurahan Ilir Kota, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Rabu 9 Juli 2025. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Warga Kelurahan Ilir Kota, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki yang mengambang di Sungai Kapuas, Rabu 9 Juli 2025. 

Kejadian ini sontak mengundang perhatian warga setempat dan memicu respons cepat dari jajaran Polres Sanggau dan tim gabungan lainnya.

Informasi awal diterima oleh pihak kepolisian sekitar pukul 13.35 Wib. Seorang warga AK yang sedang berada di sekitaran sebuah Kafe melihat tubuh manusia hanyut di sungai. 

Ia langsung memberitahukan temuan tersebut melalui grup WhatsApp kepada teman-temannya, sehingga informasi ini menyebar dengan cepat di tengah masyarakat.

Saksi lainnya, BT kemudian memastikan bahwa benar ada sesosok mayat yang mengambang dan tersangkut di salah satu lanting milik warga di tepi sungai. 

Misteri Mayat Mengambang di Sungai Kapuas, Polisi Lakukan Penyelidikan Mendalam

Menanggapi laporan tersebut, personel dari Polres Sanggau dan Polsek Kapuas bergerak cepat menuju lokasi bersama dengan tim dari BPBD Sanggau dan Unit Pemadam Kebakaran.

Sekitar pukul 14.20 Wib, tim berhasil mengevakuasi jenazah menggunakan mobil ambulans milik Damkar Sanggau

Jenazah kemudian dibawa ke RSUD M Th Djaman Sanggau di Kelurahan Beringin untuk dilakukan proses identifikasi dan otopsi guna mengetahui penyebab pasti kematiannya.

Kapolsek Kapuas, Iptu Marianus menyampaikan bahwa identitas mayat hingga kini masih belum diketahui. 

“Kondisi jenazah sudah dalam keadaan membengkak, sehingga cukup menyulitkan tim kami untuk mengidentifikasi melalui ciri wajah maupun sidik jari. Kami masih menunggu hasil pemeriksaan dari Tim Inafis Polres Sanggau,” katanya.

Lebih lanjut, Iptu Marianus menjelaskan bahwa pihaknya telah mengambil sejumlah langkah, termasuk mendata keterangan para saksi, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), serta berkoordinasi dengan kelurahan dan perangkat desa untuk mencari tahu apakah ada warga yang dilaporkan hilang dalam beberapa hari terakhir.

“Saat ini kami fokus pada proses identifikasi. Selain itu, kami juga mendalami kemungkinan unsur tindak pidana dalam kasus ini. Kami mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga agar segera melapor ke Polsek Kapuas atau Polres Sanggau,” ujarnya.

Selama proses evakuasi hingga penanganan jenazah, situasi di sekitar lokasi kejadian dilaporkan dalam kondisi aman dan terkendali.

Tidak tampak adanya gangguan ataupun kericuhan yang berarti selama petugas bekerja di lapangan.

Polres Sanggau juga telah menginstruksikan kepada Unit Intelkam serta Bhabinkamtibmas untuk melakukan deteksi dini dan berkoordinasi secara intensif dengan tokoh masyarakat dan pihak kelurahan dalam rangka memastikan identitas korban.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved