Fenomena Aphelion Juli 2025 Terjadi, Dampak Pada Alam dan Manusia Serta Kebalikannya

Fenomena Aphelion ini adalah kondisi ketika Bumi berada pada titik terjauh dari Matahari dalam orbit elipsnya.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Madrosid

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Fenomena alam bisa membuat perubahan kondisi cuaca dan berdampak kepada kehidupan manusia.

Pada Bulan Juni 2025 ini, bakal terjadi Fenomena Aphelion banyak orang tidak mengetahuinya.

Fenomena Aphelion ini adalah kondisi ketika Bumi berada pada titik terjauh dari Matahari dalam orbit elipsnya.

Hal itu disebabkan karena orbit Bumi mengelilingi Matahari tidak berbentuk lingkaran sempurna, melainkan elips (oval), sehingga jaraknya dari Matahari berubah-ubah sepanjang tahun.

Sedangkan kebalikan dari aphelion adalah fenomena perihelion di mana titik orbit Bumi memiliki jarak terdekat dengan Matahari.

Baca juga: Viral Fenomena Jual Motor Bekas STNK Only di Facebook dengan Harga Menggiurkan Mulai Rp 1 Juta

Menurut The Farmers Almanac, perihelion tahun ini terjadi pada 4 Januari 2025.

Pada fenomena Aphelion ini Matahari semakin jauh dari Bumi saat fenomena aphelion 2025.

Lantas apa saja dampak dari terjadinya fenomena Aphelion.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah menjelaskan, fenomena aphelion tidak memberikan dampak langsung terhadap suhu udara atau cuaca di Indonesia.

Perubahan suhu yang biasa dirasakan saat Juli-Agustus, terutama di wilayah selatan khatulistiwa seperti Jawa, Bali, NTT, dan sekitarnya, disebabkan oleh angin muson timur yang bertiup dari Australia yang sedang musim dingin.

Angin ini membawa massa udara dingin dan kering menuju wilayah Indonesia, sehingga menyebabkan suhu udara lebih rendah.

Penurunan suhu bukan karena Bumi berada jauh dari Matahari saat aphelion, melainkan karena faktor pola angin musiman.

BMKG juga menekankan, aphelion adalah fenomena rutin tahunan yang tidak perlu dikhawatirkan.

Tidak ada potensi perubahan cuaca signifikan yang disebabkan oleh peristiwa ini.

Rincian tentang Aphelion

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved