KPAD Lakukan Pendampingan Korban Dugaan Pelecehan Seksual di UPT PSA Kalbar
"Kami mengutamakan keselamatan fisik dan pemulihan mental mereka (korban). Itu menjadi prioritas utama kami dalam proses pendampingan ini," ucap Ameld
Penulis: Chris Hamonangan Pery Pardede | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kota Pontianak bergerak cepat menangani kasus dugaan pelecehan seksual terhadap anak.
Salah satunya yang diduga melibatkan oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) berinisial SN terhadap anak remaja perempuan penghuni Unit Pelaksana Teknis (UPT) Panti Sosial Anak (PSA) Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Barat.
Penanggung jawab Divisi Kekerasan Seksual Terhadap Anak KPAD Kota Pontianak, Ameldalia mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan UPTD P3A dan KPPAD Provinsi Kalbar untuk melakukan pendampingan terhadap korban.
"Kami mengutamakan keselamatan fisik dan pemulihan mental mereka (korban). Itu menjadi prioritas utama kami dalam proses pendampingan ini," ucap Ameldalia pada Minggu 29 Juni 2025.
• Dugaan Pelecehan di PSA Pontianak, Kepala Dinas Sosial Kalbar Serahkan Proses Hukum ke Polisi
Ameldalia mengucapkan bahwa pihak kepolisian melalui tim Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) telah melakukan kunjungan untuk memastikan korban dalam keadaan aman.
Selain itu, ia menyebutkan bahwa terdapat lebih dari satu anak yang menjadi korban dan seluruhnya masih dalam pengawasan pihak terkait.
“Yang bisa disampaikan sejauh ini, kondisi anak korban sudah aman. Mereka lebih dari satu dan masih dalam pantauan kami. Kondisi sementara korban mengalami trauma,” jelas Ameldalia.
KPAD Kota Pontianak menegaskan komitmennya untuk melindungi, mendampingi dan memulihkan kondisi anak-anak korban kekerasan seksual, serta memastikan proses hukum berjalan adil dan berpihak pada kepentingan terbaik anak. (*)
- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!
| Asisten Deputi Menko Bidang Infrastruktur Pembangunan Kewilayahan Pantau Potensi Perbatasan Paloh |
|
|---|
| DPRD Kubu Raya Minta BGN Lakukan Evaluasi Mengenai Dugaan Keracunan MBG di SDN 23 Sungai Ambawang |
|
|---|
| Dugaan Keracunan MBG di SDN 23 Sungai Ambawang, Dinkes Kubu Raya Lakukan Pemeriksaan Laboratorium |
|
|---|
| Bupati Sintang Tekankan Komunikasi dan Sinergi pada Sertijab Kepala Bapas Sintang |
|
|---|
| Saka Gin Ekspansi ke Pontianak: Definisikan Makna Premium Melalui Identitas Lokal |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/DUGAAN-PELECEHAN-PSA23423w.jpg)