Berita Viral
Viral Aksi Macan Tutul Resahkan Warga Serang Lengkap Kronologi Proses Evakuasi hingga Diobservasi
Viral aksi Macan Tutul yang sempat meresahkan warga di Serang lengkap kromnologi evakuasi hingga diobservasi.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Viral aksi Macan Tutul yang sempat meresahkan warga di Serang lengkap kromnologi evakuasi hingga diobservasi.
Seekor macan tutul jawa (Panthera pardus melas) yang sempat meresahkan warga di Kampung Sepang, Desa Ciwarna, Kecamatan Mancak, Kabupaten Serang, Banten, akhirnya berhasil dievakuasi oleh tim gabungan.
Saat ini, satwa dilindungi tersebut tengah menjalani observasi perilaku dan pemeriksaan kesehatan di Taman Safari Indonesia (TSI), Puncak, Bogor, Jawa Barat.
Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Barat, Agus Arianto, mengungkapkan bahwa konflik antara macan tutul dan warga telah berlangsung cukup lama.
Lokasi perkampungan yang berbatasan langsung dengan kawasan hutan lindung Cagar Alam Gunung Tukung Gede menjadi salah satu faktor kemunculan satwa liar di pemukiman.
• Viral Aksi Wanita Iran Jadi Dokter Gadungan di Inggris Hampir 20 Tahun Hanya Bermodal Ijazah Palsu
"Konflik sudah berlangsung lama, kita sudah berupaya bersama masyarakat, Formata, Babinsa, Bhabinkamtibmas, hingga aparat desa.
Bahkan sempat dilakukan penggiringan, tapi tidak berhasil karena satwa ini terus bermain di sekitar perkampungan," kata Agus dalam acara diskusi Foksi (Forum Konservasi Satwa Liar Indonesia) di TSI, belum lama ini.
Tim sempat melakukan berbagai upaya, seperti pengamatan wilayah, pemasangan camera trap, hingga penggiringan satwa kembali ke hutan.
Namun, macan tutul tetap berkeliaran di sekitar pemukiman. Karena upaya penggiringan tidak berhasil, akhirnya tim memutuskan untuk memasang perangkap di lokasi lintasan satwa.
Sebelumnya, warga telah diberikan sosialisasi agar penanganan berjalan aman bagi manusia maupun satwa.
Macan tutul tersebut kemudian berhasil ditangkap dan dievakuasi ke TSI Bogor.
Di sana, satwa menjalani observasi oleh tim medis profesional.
"Alhamdulillah, tak butuh waktu lama, berkat bantuan tim TSI, macan tutul berhasil kita selamatkan dan evakuasi untuk menjalani observasi di TSI. Saat ini sedang diperiksa oleh tim medis," ujar Agus.
Selain observasi medis, uji laboratorium juga dilakukan oleh tim dari Pusat Studi Satwa Liar (PSSB) IPB untuk memastikan kondisi fisik dan mental satwa.
"Kalau kondisinya sehat dan naluri liarnya masih bagus, kita tentu akan lepasliarkan kembali. Tapi kalau belum memungkinkan, akan dirawat dulu," imbuhnya.
TSI Jadi Tempat Titip Rawat
Sementara TSI dipilih karena memiliki fasilitas lengkap serta tim profesional yang berpengalaman dalam penanganan satwa liar.
"Sebenarnya kami juga punya tim medis, tapi fasilitas kami tidak sekomplet dan sebaik di sini (TSI).
Jadi, kami titiprawatkan sementara di TSI agar proses pemulihan dan pemeriksaan bisa maksimal," ujar Agus.
Menjaga Populasi dan Keselamatan Warg
Agus menekankan bahwa penanganan konflik ini bukan hanya soal keselamatan warga.
• VIRAL Aksi Spiderman di Lombok Timur Datang Perbaiki Jalan Berlubang hingga Bikin Warga Melongo
Tetapi juga bagian dari upaya menjaga keberlangsungan hidup macan tutul jawa, satwa dilindungi yang populasinya kian menurun akibat alih fungsi lahan dan fragmentasi habitat.
"Intinya, semua pihak punya tujuan sama, yaitu menyelamatkan macan tutul tersebut dan sekaligus menjaga keselamatan masyarakat," pungkasnya.
- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!
Terungkap Dalang Demo DPR 2025 hingga Sebabkan Tragedi Ojol Tewas Dilindas Mobil Brimob |
![]() |
---|
Kasus Nurjanah Sukabumi, 15 Tahun Terkurung di Kamar 2x2 Kini Berharap Hidup Baru di Tahun 2025 |
![]() |
---|
Ojol Tewas Dilindas Rantis Brimob di Jakarta, Pasha Ungu hingga Fiersa Besari Suarakan Duka |
![]() |
---|
Pria Tipu Asuransi dengan 4 Kecelakaan Mobil, Polisi Bongkar Skema 2025 |
![]() |
---|
7 Fakta Ojol Tewas Dilindas Mobil Brimob di Jakarta 2025, Martir Rakyat Kecil |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.