Kalender 2025

Hari Buruh 1 Mei 2025 Apakah Libur? Cek Sejarah Singkat May Day

Berdasarkan SKB 3 Menteri, pada tanggal 1 Mei 2025 merupakan Hari Buruh Internasional yang termasuk dalam hari libur nasional 2025.

Editor: Dhita Mutiasari
Freepik.com
HARI BURUH INTERNASIONAL - Hari Buruh Internasional atau May Day diperingati setiap tanggal 1 Mei setiap tahun. Berdasarkan SKB 3 Menteri, pada tanggal 1 Mei 2025 merupakan Hari Buruh Internasional yang termasuk dalam hari libur nasional 2025. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Terdapat sederet hari libur nasional pada Mei 2025 yang penting untuk diketahui sebagai informasi.

Pada hari Kamis 1 Mei 2025 diperingati Hari Buruh Internasional (May Day). 

Apakah peringatan May Day atau Hari Buruh Internasional libur?

Berdasarkan SKB 3 Menteri, pada tanggal 1 Mei 2025 merupakan Hari Buruh Internasional yang termasuk dalam hari libur nasional 2025.

Momentum ini penting dan bermakna dalam mengenang perjuangan buruh.

Hari Apa Tanggal 28 April 2025? Sejarah Singkat dan Tokoh Dibalik Hari Puisi Nasional

Ini merupakan momen penting yang dirayakan oleh para pekerja di berbagai belahan dunia sebagai simbol perjuangan atas hak-hak buruh dan keadilan sosial di tempat kerja.

Di Indonesia, peringatan ini tak hanya diisi dengan aksi damai dan kegiatan seremonial, tapi juga jadi momentum refleksi atas kontribusi besar para pekerja terhadap kemajuan bangsa.

Dilansir dari wikipedia.com,  Hari Buruh lahir dari berbagai rentetan perjuangan kelas pekerja untuk meraih kendali ekonomi-politis hak-hak industrial. Perkembangan kapitalisme industri di awal abad 19 menandakan perubahan drastis, terutama di negara-negara kapitalis di Eropa Barat dan Amerika Serikat.

Pengetatan disiplin dan pengintensifan jam kerja, minimnya upah, dan buruknya kondisi kerja di tingkatan pabrik, melahirkan perlawanan dari kalangan kelas pekerja.

Pemogokan pertama kelas pekerja Amerika Serikat terjadi pada tahun 1806 oleh pekerja Cordwainers.

Pemogokan ini membawa para pengorganisirnya ke meja pengadilan dan juga mengangkat fakta bahwa kelas pekerja pada era tersebut bekerja dari 19 sampai 20 jam seharinya. 

Sejak saat itu, perjuangan untuk menuntut direduksinya jam kerja menjadi agenda bersama kelas pekerja di Amerika Serikat.

Ada dua orang yang dianggap telah menyumbangkan gagasan untuk menghormati para pekerja, Peter McGuire dan Matthew Maguire, seorang pekerja mesin dari Paterson, New Jersey. Pada tahun 1872, McGuire dan 100.000 pekerja melakukan aksi mogok untuk menuntut mengurangan jam kerja.

McGuire lalu melanjutkan dengan berbicara dengan para pekerja and para pengangguran, melobi pemerintah kota untuk menyediakan pekerjaan dan uang lembur. McGuire menjadi terkenal dengan sebutan "pengganggu ketenangan masyarakat".

Pada tahun 1881, McGuire pindah ke St. Louis, Missouri dan memulai untuk mengorganisasi para tukang kayu. Akhirnya didirikanlah sebuah persatuan yang terdiri atas tukang kayu di Chicago, dengan McGuire sebagai Sekretaris Umum dari "United Brotherhood of Carpenters and Joiners of America". Ide untuk mengorganisasikan pekerja menurut bidang keahlian mereka kemudian merebak ke seluruh negara.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved