Pemerintah Akan Kembalikan Penjurusan di SMA, Kepala SMAN 1 Mempawah: Masih Menunggu Juknis Resmi

"Kami juga akan memberikan wadah/ruang serta waktu untuk Konsultasi pendampingan bagi murid bersama orang tua/wali murid," tambahnya lagi.

Penulis: Ramadhan | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Ramadhan
KEMBALIKAN MATA PELAJARAN -  SMAN 1 Mempawah Hilir, beralamat di Jalan Raden Kusno, Kecamatan Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, tampak dari depan, Minggu 20 April 2025. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) akan kembali mengadakan penjurusan IPA, IPS, dan Bahasa di Sekolah Menengah Atas 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) akan kembali mengadakan penjurusan IPA, IPS, dan Bahasa di Sekolah Menengah Atas (SMA).

Padahal penjurusan IPA, IPS, dan Bahasa sudah dihapuskan pada era Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud Ristek) 2019-2024 Nadiem Makarim.

Plt Kepala SMAN 1 Mempawah Purmiasih, mengatakan, pihaknya telah mendapat informasi mengenai wacana tersebut.

"Wacananya memang demikian. Tetapi secara resmi dari Kemendikdasmen sementara ini belum ada petunjuk teknis resminya," jelas Purmiasih saat dihubungi, Minggu 20 April 2025.

Purmiasih mengatakan, saat ini pihaknya masih menunggu edaran resmi, dan siap apabila akan kembali mengadakan penjurusan bagi siswa di sekolah.

"Hingga saat ini kami masih menunggu edaran resmi ataupun Permendiknas terkait perubahan tersebut," tegasnya.

"Jadi kami belum dapat mengetahui apakah perubahan tersebut berlaku untuk kelas X yang sekarang yang menggunakan kurikulum merdeka atau berlaku untuk kelas X di ajaran baru nantinya," tambahnya menjelaskan.

Purmiasih menjelaskan, untuk SMAN 1 Mempawah, beberapa bulan yang lalu sebelum ada wacana kembali ke jurusan IPA dan IPS, telah diadakan sosialisasi kepada orang tua/wali murid kelas X tentang mata pelajaran pilihan.

"Selain itu, kami juga telah melakukan pendataan dan penjaringan murid untuk mata pelajaran pilihan ketika nanti naik di kelas XI di beberapa bulan lalu sebelum ada wacana kembali ke jurusan yang saat ini digaungkan pemerintah," jelasnya.

Purmiasih menjelaskan, jika perubahan kembali ke jurusan, dan berlaku untuk ajaran baru bagi pelajar yang akan naik dari kelas X ke kelas XI, maka pihak sekolah akan melakukan pendataan kepada minat pelajar.

Baca juga: Warga BTN Bhayangkara Asri Mempawah Gelar Halal bi Halal Hari Raya Idul Fitri 1446 H/2025 M

"Maka dari itu, kami bersama dengan Wakil Kepala Sekolah bagian Kurikulum, Guru BK, wali kelas dan guru mata pelajaran akan melakukan pendataan ulang bagi murid yang ingin memilih jurusan IPA atau IPS," jelasnya.

"Kami juga akan memberikan wadah/ruang serta waktu untuk Konsultasi pendampingan bagi murid bersama orang tua/wali murid," tambahnya lagi.

Sebelumnya, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti mengatakan, alasan kembali diadakan jurusan IPA, IPS, dan Bahasa di SMA adalah untuk menunjang pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai pengganti Ujian Nasional (UN).

Pada TKA, nantinya yang akan diujikan adalah pelajaran yang biasanya dipelajari siswa.

Oleh karena itu diperlukan adanya pengembalian jurusan IPA, IPS, dan Bahasa sama seperti beberapa tahun lalu. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved