Terminal Kota Putussibau Terlihat Kumuh, Kadishub Kapuas Hulu Sebut Butuh Anggaran Lebih Rp 2 Miliar

"Ternyata kendala pertama yang harus diselesaikan adalah, persoalan aset tanah lokasi terminal tersebut, karena memang dari dulu hingga sekarang, apab

Penulis: Sahirul Hakim | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/SAHIRUL HAKIM
TAMPAK KUMUH - Kondisi terminal type C Kota Putussibau, Kecamatan Putussibau Utara, Jalan Diponegoro Putussibau, Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat, terlihat kumuh dan sudah layak untuk dibangun baru oleh pemerintah daerah Kapuas Hulu, Senin 14 April 2025. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Tampak terlihat kondisi terminal type C Kota Putussibau, di Jalan Diponegoro Putussibau, Kecamatan Putussibau Utara, kurang bagus dipandang atau kelihatan kumuh, dimana kondisi bangunannya dan infrastruktur jalan sangat memprihatikan.

Menurut informasi dari warga setempat, kondisi seperti ini sudah cukup lama, tapi masih terlihat ada warga yang berjualan, dan tempat bus antar kecamatan mangkal.

Menyikapi hal tersebut, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat, Serli menyampaikan kondisi terminal kota ini memang sudah layak untuk dibangun baru. 

"Diperkirakan biaya atau anggaran untuk membangun baru terminal kota Putussibau tersebut, memakan anggaran kurang lebih sekitar Rp 2 miliar lebih," ujarnya kepada Tribun Pontianak, Senin 14 April 2025

Serli menjelaskan, bahwa sejak dirinya menjabat sebagai Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kapuas Hulu, sudah melakukan pengusulan ke pimpinan, agar melakukan rehabilitas atau membangun baru terminal type C Kota Putussibau tersebut.

"Ternyata kendala pertama yang harus diselesaikan adalah, persoalan aset tanah lokasi terminal tersebut, karena memang dari dulu hingga sekarang, apabila pemerintah ingin membangun fasilitas umum atau pemerintah sendiri, lokasi aset (tanah) harus jelas kepemilikannya," ucapnya.

Sudah Sebulan Lebih Warga Lanjak Kapuas Hulu Terendam Banjir, Minta Bantuan Sembako

Oleh karena itu kata Serli, dirinya mencari status tanah terminal type C Kota Putussibau itu, dan akhirnya ditemukan, ternyata tanah itu sudah milik orang lain atau lembaga. 

"Setelah saya telusuri ke pemilikan tanah tersebut, yang bersangkutan tidak ada permasalahan apabila pemerintah ingin membangun fasilitas umum dan pemerintah di terminal type C Kota Putussibau itu," ujarnya.

Sedangkan terkait persoalan atau permasalahan tersebut, Serli sudah menyampaikan ke Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kapuas Hulu. "Pastinya tinggal menunggu BKAD yang menindak lanjuti seperti apa," ucapnya.

Kemudahan kata Serli, apabila aset tanah ini sudah jelas, akan disampaikan ke pimpinan yaitu kepala daerah atau Sekda, seperti apa pembangunan terminal type C Kota Putussibau selanjutnya.

"Dimana merekalah yang mempunyai kebijakan dalam penganggarannya, kami hanya sekedar menyampaikan saja terkait kondisi terminal type C Kota Putussibau tersebut, yang sudah layak untuk dibangun baru," ujarnya.

Selain itu juga jelas Serli, dari satu sisi adanya efesiensi anggaran, sehingga terasa tidak mungkin untuk membangun baru terminal type C Kota Putussibau itu. "Kepada semua pihak, saya selaku kepala dinas, akan terus berupaya bagaimana terminal type C Kota Putussibau bisa dibangun baru," ungkapnya. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved