Lebaran 2025
Khutbah Jumat Bulan Syawal 2025 Pertama setelah Lebaran Idul Fitri 1446 H, Pesan Menyentuh Hati
Sobat Tribun Pontianak mencari contoh naskah dan materi Khutbah Jumat Bulan Syawal 2025 ? Ada beberapa materi dan conton naskah yang bisa Sobat Tribun
Allah SWT berfirman:
وَاِذْ تَاَذَّنَ رَبُّكُمْ لَىِٕنْ شَكَرْتُمْ لَاَزِيْدَنَّكُمْ وَلَىِٕنْ كَفَرْتُمْ اِنَّ عَذَابِيْ لَشَدِيْدٌ
Artinya:
“(Ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), sesungguhnya azab-Ku benar-benar sangat keras”.(QS. Surat Ibrahim: 7)
Baca juga: Contoh Khutbah Idul Fitri 2025: Kembali ke Fitrah dengan Toleransi dan Persatuan
Syukur yang kita ungkapkan ini juga harus senantiasa direalisasikan dalam wujud nyata melalui penguatan ketakwaan kepada Allah swt yakni dengan menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.
Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah,
Ramadhan menjadi momentum intensifnya kegiatan ibadah yang dilakukan baik dari sisi kualitas maupun kuantitasnya.
Frekuensi ibadah seperti puasa, shalat, membaca Al-Qur’an, bersedekah, dan ibadah-ibadah lainnya menjadi warna dominan di bulan mulia tersebut.
Semangat ini seiring dengan kemuliaan Ramadhan yang di dalamnya banyak memiliki keutamaan dan keberkahan. Ramadhan menjadi bulan ‘penggemblengan’ jasmani dan rohani umat Islam untuk menjadikannya pribadi yang senantiasa dekat dengan sang khalik, Allah swt.
Namun pertanyaannya, bagaimana pasca-Ramadhan?
Apakah kita mampu mempertahankan kualitas dan kuantitas ibadah kita? Apakah pasca-Ramadhan, kita kembali seperti sedia kala dengan semangat ibadah seadanya?
Apakah takwa, sebagai buah dari perintah puasa Ramadhan, sudah kita rasakan dalam diri kita?
Tentu pertanyaan ini hanya bisa dijawab oleh diri kita sendiri sebagai bahan muhasabah atau introspeksi diri agar spirit ibadah kita tidak mengendur pasca-Ramadhan.
Sehingga pada kesempatan khutbah ini, khatib ingin mengajak kita semua untuk melihat kembali lintasan perjalanan ibadah kita selama Ramadhan untuk menjadi spirit dan motivasi agar pasca Ramadhan, ibadah kita bisa ditingkatkan, atau minimal sama dengan ramadhan.
Melihat masa lalu itu penting sebagai modal untuk menghadapi masa depan sebagaimana Firman Allah SWT:
Bupati Satono Pimpin Apel Paska Lebaran, Tegas Larang ASN Pemkab Sambas Mangkir Jam Kerja |
![]() |
---|
Kantor Camat Teluk Keramat Sambas Aktifkan Pelayanan Publik Usai Libur Lebaran |
![]() |
---|
Pelayanan Publik Kantor Camat Tangaran Kembali Normal Paska Lebaran |
![]() |
---|
126 Ribu Pengunjung Berwisata ke Sambas Libur Lebaran, Dinas Pariwisata Sebut Naik Signifikan |
![]() |
---|
Bulan Syawal 2025 sampai Tanggal Berapa? Bolehkan Puasa Syawal Tidak Berurutan? Ini Penjelasannya |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.