Idul Fitri 2025
Panduan Cara Membayar Zakat Fitrah, Penting Selain Membaca Niat
Adapun kelompok orang yang wajib membayar zakat atau disebut Muzakki, memiliki tiga syarat yaitu: orang yang masih hidup, orang yang merdeka, mampu.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID – Membayar zakat fitrah merupakan kewajiban bagi umat muslim.
Berlaku bagi setiap Muslim yang melalui Ramadhan dan Syawal, baik laki-laki, perempuan, tua, muda, bahkan anak bayi yang baru lahir.
"Rasulullah SAW mewajibkan zakat fitrah satu sha` kurma atau satu sha` gandum atas umat muslim; baik hamba sahaya maupun merdeka, laki-laki maupun perempuan, kecil maupun besar. Beliau saw memerintahkannya dilaksanakan sebelum orang-orang keluar untuk shalat." (HR Bukhari Muslim)
Selain untuk mensucikan diri setelah menunaikan ibadah di bulan Ramadhan, zakat fitrah juga dapat dimaknai sebagai bentuk kepedulian terhadap orang yang kurang mampu,membagi rasa kebahagiaan dan kemenangan di hari raya yang dapat dirasakan semuanya termasuk masyarakat miskin yang serba kekurangan.
• Hukum Zakat Fitrah dalam Islam, Tujuan Menyucikan Orang Berpuasa
Zakat fitrah wajib ditunaikan bagi setiap jiwa, dengan syarat beragama Islam, hidup pada saat bulan Ramadhan, dan memiliki kelebihan rezeki atau kebutuhan pokok untuk malam dan Hari Raya Idul Fitri. Besarannya adalah beras atau makanan pokok seberat 2,5 kg atau 3,5 liter per jiwa.
Para ulama, diantaranya Shaikh Yusuf Qardawi telah membolehkan zakat fitrah ditunaikan dalam bentuk uang yang setara dengan 1 sha` gandum, kurma atau beras. Nominal zakat fitrah yang ditunaikan dalam bentuk uang, menyesuaikan dengan harga beras yang dikonsumsi.
Berdasarkan SK Ketua BAZNAS No. 14 Tahun 2025 tentang Nilai Zakat Fitrah dan Fidyah untuk wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi, ditetapkan bahwa nilai zakat fitrah setara dengan uang sebesar Rp47.000,-/hari/jiwa
BAZNAS akan menyalurkan zakat fitrah dalam bentuk beras kepada mustahik yang membutuhkan.
Zakat Fitrah ditunaikan sejak awal Ramadhan dan paling lambat dilakukan sebelum pelaksanaan Shalat Idul Fitri.
Sementara itu, penyalurannya kepada mustahik (penerima zakat) paling lambat dilakukan sebelum pelaksanaan shalat Idul Fitr
Apa itu zakat fitrah?
Zakat fitrah adalah zakat yang diwajibkan untuk setiap Muslim yang mampu, baik laki-laki maupun perempuan, dewasa atau anak-anak, sebagai pembersih dari perbuatan kurang baik selama berpuasa di bulan Ramadan.
Zakat ini wajib dibayar sebelum shalat Idulfitri, dan nilainya dapat berupa bahan pangan pokok atau uang yang setara dengan harga bahan pangan tersebut.
Adapun kelompok orang yang wajib membayar zakat atau disebut Muzakki, memiliki tiga syarat yaitu: orang yang masih hidup, orang yang merdeka, dan mampu.
Tujuan membayar zakat fitrah
Banyak sekali tujuan zakat fitrah, salah satunya yaitu untuk membersihkan hal-hal yang merusak puasa disebabkan melakukan perbuatan yang dilarang ketika berpuasa sehingga dengan mengeluarkan zakat fitri kita berupaya untuk menyempurnakan puasa kita.
Hal ini sebagaimana yang disabdakan Rasulullah dalam hadis yang diriwayatkan Ibnu Abbas :
عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ فَرَضَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ زَكَاةَ الْفِطْرِ طُهْرَةً لِلصَّائِمِ مِنْ اللَّغْوِ وَالرَّفَثِ وَطُعْمَةً لِلْمَسَاكِينِ مَنْ أَدَّاهَا قَبْلَ الصَّلَاةِ فَهِيَ زَكَاةٌ مَقْبُولَةٌ وَمَنْ أَدَّاهَا بَعْدَ الصَّلَاةِ فَهِيَ صَدَقَةٌ مِنْ الصَّدَقَاتِ
"Dari Ibnu 'Abbas Radhiyallahu 'anhu, dia berkata: "Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam telah mewajibkan zakat fithri untuk menyucikan orang yang berpuasa dari perkara sia-sia dan perkataan keji, dan sebagai makanan bagi orang-orang miskin. Barangsiapa menunaikannya sebelum shalat ('Id), maka itu adalah zakat yang diterima. Dan barangsiapa menunaikannya setelah shalat ('Id), maka itu adalah satu shadaqah dari shadaqah-shadaqah". [HR Abu Dawud, no. 1609; Ibnu Majah, no. 1827, dan lain-lain].
"Dalam hadis di atas juga disebutkan bahwa tujuan lain dari zakat fitri memiliki dimensi sosial dengan menumbuhkan sikap solidaritas kepada kepada orang Miskin di hari Raya Idul Fitri sehingga semua umat muslim baik yang kaya maupun yang miskin dapat merasakan kebahagiaan dalam menyambut hari Lebaran," ucapnya.
Tata Cara Membayar Zakat Fitrah
Setelah memahami bacaan niat yang tepat, langkah selanjutnya adalah mengetahui tata cara membayar zakat fitrah.
Berikut adalah panduan lengkap yang perlu Anda ketahui.
Menentukan Jumlah Tanggungan yang Dizakati
Zakat fitrah dikenakan kepada setiap orang yang memiliki tanggungan, baik untuk diri sendiri, pasangan, anak-anak, atau orang tua. Dengan demikian, seorang suami yang sudah menikah harus membayar zakat untuk dirinya sendiri dan istri, serta anak-anak yang masih menjadi tanggungannya.
Mengetahui Besaran Zakat Fitrah
Zakat fitrah umumnya diberikan dalam bentuk bahan pangan pokok, seperti beras, dengan jumlah sekitar 2,5 kg per jiwa. Anda juga bisa mengganti zakat fitrah dalam bentuk uang tunai yang setara dengan harga bahan pangan tersebut. Adapun menurut Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), besaran zakat fitrah untuk tahun 2025 adalah sekitar Rp47.000 per jiwa, meskipun nominal ini dapat bervariasi di setiap wilayah.
Menunaikan Zakat Fitrah Pada Waktu yang Tepat
Penting untuk membayar zakat fitrah pada waktu yang tepat agar dapat memenuhi syarat sah. Berikut adalah waktu yang dianjurkan untuk membayar zakat fitrah:
Waktu Wajib: Setelah matahari terbenam pada hari terakhir Ramadan.
Waktu Sunnah: Dari shalat Subuh hingga sebelum shalat Idulfitri.
Waktu Mubah: Dari awal Ramadan hingga sebelum shalat Idulfitri.
Waktu Makruh: Setelah shalat Idulfitri hingga sebelum matahari terbenam.
Waktu Haram: Setelah matahari terbenam pada hari Idulfitri.
Zakat fitrah sebenarnya dapat dibayar sepanjang bulan Ramadan, akan tetapi disarankan untuk dilakukan di akhir bulan. Hal ini karena zakat fitrah berfungsi untuk membersihkan diri dari perbuatan sia-sia, seperti berkata kotor atau bergunjing, yang mungkin dilakukan selama bulan Ramadan.
Penyerahan Zakat Fitrah
Setelah zakat fitrah dihitung dan niat dibacakan, zakat tersebut dapat diserahkan langsung kepada mustahik (penerima zakat) atau melalui amil zakat yang akan mendistribusikan zakat kepada yang berhak menerimanya. Disarankan untuk membayar melalui amil zakat agar lebih terdistribusi dengan baik dan tepat sasaran.
Doa Mustahik untuk Pemberi Zakat
Setelah zakat diterima oleh mustahik, dianjurkan untuk membaca doa sebagai bentuk penghargaan kepada pemberi zakat:ﺁﺟَﺮَﻙ ﺍﻟﻠﻪُ ﻓِﻴْﻤَﺎ ﺍَﻋْﻄَﻴْﺖَ، ﻭَﺑَﺎﺭَﻙَ ﻓِﻴْﻤَﺎ ﺍَﺑْﻘَﻴْﺖَ ﻭَﺟَﻌَﻠَﻪُ ﻟَﻚَ ﻃَﻬُﻮْﺭًﺍ
Aajarakallahu fiimaa a’thaita, wa baaraka fiimaa abqaita wa ja’alahu laka thahuuran
- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!
“Semoga Allah memberikan pahala atas apa yang engkau berikan, dan semoga Allah memberikan berkah atas harta yang kau simpan dan menjadikannya sebagai pembersih bagimu.” (Lihat: Ibnu Qudamah al-Maqdisi, al-Mughni wa al-Syarh al-Kabir, juz 7, hal. 168).
BACAAN Niat Membayar Zakat Fitrah
Bacaan Doa Zakat Fitrah Bulan Ramadhan
Besaran Bayar Zakat Fitrah Tahun Ini
waktu terbaik menunaikan zakat fitrah
Niat Zakat Fitrah
Bupati dan Wakil Bupati Mempawah Kompak Silaturahmi Lebaran di Kediaman Para Tokoh |
![]() |
---|
Bupati Erlina Silaturahmi Lebaran Idul Fitri di Kediaman Ketua MUI Mempawah |
![]() |
---|
Warga Mempawah Harap Harga dan Ketersediaan Sembako Stabil Paska Idul Fitri 1446 H |
![]() |
---|
Paska Libur Idul Fitri, Harga Telur di Pasar Mempawah Turun di Harga Rp 28 Ribu Perkilo |
![]() |
---|
Sekretaris Daerah Kabupaten Mempawah Ismail Gelar Open House dan Halal Bihalal Idul Fitri 1446 H |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.