Dikejar Gerombolan Bermotor, Remaja di Kubu Raya Meninggal Usai Alami Kejang
Merasa terancam, korban dan teman-temannya masuk ke dalam Gang Sejati untuk menghindari kelompok tersebut.
Penulis: Ferryanto | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBURAYA - Seorang remaja laki-laki ditemukan dalam keadaan pingsan di Gang Sejati, Jalan Raya Sungai Kakap, Parit Gadoh, Desa Pal Sembilan, Kecamatan Sungai Kakap, pada Minggu 23 maret 2025 dini hari.
Remaja tersebut diketahui bernama YN (16), seorang pelajar asal Pontianak, tidak lama setelah dievakuasi, YN dinyatakan meninggal dunia.
Kasubsi Penmas Humas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade, membenarkan kejadian tersebut.
Ia menjelaskan bahwa korban ditemukan oleh tim patroli skala besar dari Polda Kalbar yang dipimpin oleh AKP Dhori Prabowo saat melaksanakan patroli di wilayah tersebut.
"Tim patroli menerima laporan adanya remaja yang mengalami kejang di Gang Sejati, Parit Gadoh. Tim segera menuju lokasi dan memberikan pertolongan pertama. Korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Sultan Syarif Mohamad Alkadrie, namun dalam perjalanan dinyatakan meninggal dunia," ungkap Aiptu Ade, Senin 24 Maret 2025.
Dari hasil pemeriksaan dokter di rumah sakit, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Sementara itu, keterangan dari pihak keluarga menyebutkan bahwa korban memiliki riwayat penyakit epilepsi.
Pihak keluarga juga menolak dilakukan visum maupun autopsi terhadap jenazah korban.
Berdasarkan pemeriksaan, menurut keterangan para saksi, korban bersama beberapa temannya awalnya berkumpul di sebuah kafe di Pontianak hingga larut malam.
Kemudian para remaja tersebut berencana menuju Mujahidin Jalan Ayani Pontianak, namun terlebih dahulu singgah di Jalan Raya Sungai Kakap, tepatnya di Parit Gadoh untuk menjemput seorang teman.
Saat berada di lokasi, mereka tiba-tiba dikejutkan oleh suara gesekan benda tajam ke aspal yang diduga berasal dari sekelompok remaja tidak dikenal yang melintas dengan sepeda motor.
Baca juga: HIPMI Kota Pontianak Gelar Muscab, Momentum Penting bagi Entrepreneur Muda yang Tangguh dan Handal
Merasa terancam, korban dan teman-temannya masuk ke dalam Gang Sejati untuk menghindari kelompok tersebut.
Tak lama setelah itu, korban mengalami kejang dan pingsan, salah satu temannya segera mencari bantuan hingga akhirnya tim patroli Polda Kalbar datang dan mengevakuasi korban ke rumah sakit, namun setibanya di rumah sakit nyawa korban tidak tergolong.
Pihak keluarga pun menolak melakukan otopsi dan visum terhadap jasad korban.
"Kami telah berkoordinasi dengan pihak keluarga korban. Mereka ingin mengajukan laporan resmi terkait kejadian ini, dan kami akan mendalami lebih lanjut," tambah Aiptu Ade.
| Pesona Pulau Temajo: Permata Tropis Mempawah yang Menanti Tatapan Dunia |
|
|---|
| Lolos Hadangan Pertama, Moh Zaki Ubaidillah Siap Hadapi Atlet Hong Kong di Australia Open 2026 |
|
|---|
| Menyingkap Potensi Kecamatan Mandor: Warisan Sejarah di Kalimantan Barat |
|
|---|
| Profil Kecamatan Jongkat Kabupaten Mempawah yang Berbatasan Langsung dengan Ibu Kota Provinsi Kalbar |
|
|---|
| Kematian Massal Ikan Keramba di Mempawah Timur, Pembudidaya Rugi Miliaran Rupiah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/epi-240325-lepsi.jpg)