Kadinkes Pontianak Sebut 7 Puskesmas Terpilih Akan Diperbaiki
Apabila selama ini masyarakat ke puskesmas hanya untuk menerima obat saja, tetapi dengan adanya ILP akan membuka lebih banyak pelayanan.
Penulis: Tri Pandito Wibowo | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono meresmikan tiga unit gedung dan Integrasi Layanan Primer (ILP) masing-masing di Puskesmas Tanjung Hulu di Kecamatan Pontianak Timur, Puskesmas Telaga Biru dan Puskesmas Siantan Hulu di Pontianak Utara.
Peresmian dilakukan secara simbolis dan meninjau ILP di UPT Puskesmas Tanjung Hulu Jalan Ya’m Sabran, Jumat 14 Maret 2025.
Program ILP dirancang untuk menyatukan berbagai layanan kesehatan primer, seperti pemeriksaan rutin, imunisasi, konsultasi dokter, serta penanganan penyakit ringan hingga sedang, dalam satu sistem yang terintegrasi. Dengan adanya ILP, pasien tidak perlu lagi bolak-balik antar fasilitas kesehatan karena semua layanan dapat diakses di satu tempat.
Kepala Dinkes Kota Pontianak Saptiko melanjutkan, terdapat tujuh puskesmas di beberapa wilayah yang akan terpilih untuk diperbaiki dalam road map targetnya selesai di tahun 2028.
"Kita akan berusaha untuk mencari anggaran baik dari pusat maupun daerah, insyaallah di tahun 2028 seluruh puskesmas sudah terbangun dengan bagus," lanjutnya.
Apabila selama ini masyarakat ke puskesmas hanya untuk menerima obat saja, tetapi dengan adanya ILP akan membuka lebih banyak pelayanan yang berhubungan langsung dengan siklus hidup seseorang.
"Kalau dulu berobat dilayani periksa dan dapat oba saja, di ILP setiap datang akan diperiksa siklus hidupnya, ada ibu hamil, balita, remaja sampai kluster penyakit menular. Mereka yang datang juga akan dilakukan skrining penyakit apa ada selain keluhan sebagai upaya preventif," paparnya.
Baca juga: Wali Kota Pontianak Edi Kamtono Serahkan Bantuan Tunai untuk Warga Pontianak Tenggara dan Selatan
Selain di puskesmas, ILP juga akan tersedia di posyandu di Kota Pontianak. Saptiko menyampaikan, di posyandu sudah menerapkan ILP.
"Jadi tidak ada terpisah antara posyandu ibu hamil, balita, remaja dan lansia. Semuanya digabung menjadi satu posyandu, pelayanan semuanya terintegrasi di situ," pungkasnya. (*)
- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!
| RB Tak Boleh Sekadar Nilai, Pemprov Kalbar Dorong Birokrasi Berdampak Nyata ke Masyarakat |
|
|---|
| Dari Budaya hingga Destinasi Pariwisata Unik, Kalbar Borong 9 Nominasi di Kemenpar |
|
|---|
| Syaiful Hartadin Minta Guru di Kayong Utara Tak Dibebani Administrasi Berlebihan, Fokus Mengajar |
|
|---|
| Tak Semua Wilayah Ada Sinyal, DPRD Minta PPDB Kayong Utara Fleksibel |
|
|---|
| Pemkab Sambas Lepas 19 Jemaah Haji, Wabup Heroaldi Pesan Doakan Keharmonisan Daerah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/puskes-140325-maskars.jpg)