Wali Kota dan Wakil Wali Kota Singkawang Hadiri Rapat Paripurna, Paparkan Program 100 Hari Kerja

Toleransi yang menjadi ciri khas Singkawang harus terus kita pertahankan agar semakin menarik wisatawan dan investasi

Penulis: Widad Ardina | Editor: Jamadin
Humas Polres Singkawang
KATA SAMBUTAN - Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, dan Wakil Wali Kota, Muhammadin, memulai hari pertama kerja mereka dengan menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Singkawang, Senin 3 Maret 2025. Paripurna ini menandai langkah awal kepemimpinan mereka untuk lima tahun ke depan. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG – Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, dan Wakil Wali Kota, Muhammadin, memulai hari pertama kerja mereka dengan menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Singkawang,  Senin 3 Maret 2025. 

Kehadirannya dalam sidang paripurna ini menandai langkah awal kepemimpinan mereka untuk lima tahun ke depan.  

Rapat paripurna yang berlangsung di Gedung DPRD Kota Singkawang dihadiri oleh seluruh anggota DPRD, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). 

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie menegaskan komitmennya untuk bekerja sama dengan DPRD dalam merancang kebijakan yang pro-rakyat. 

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu dalam membangun Kota Singkawang, tanpa terpecah oleh perbedaan politik yang mungkin muncul dalam proses pemilihan kepala daerah sebelumnya.  

Tjhai Chui Mie Lantik 10 Pejabat Baru di Singkawang, Wiwien Irwandi: Siap Bekerja Lebih Optimal

"Mulai hari ini, kita akan bersama-sama mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan membawa pembangunan Kota Singkawang ke arah yang lebih maju. Mari kita hilangkan perbedaan yang ada dan bergandengan tangan membangun kota ini. Toleransi yang menjadi ciri khas Singkawang harus terus kita pertahankan agar semakin menarik wisatawan dan investasi," ujarnya.  

Sebagai langkah awal dalam kepemimpinannya, Tjhai Chui Mie dan Muhammadin telah merancang sejumlah program prioritas dalam 100 hari kerja pertama (Quick Win). Program tersebut meliputi:  

1. Penanggulangan Banjir Berbasis Gotong Royong

*Mendorong kolaborasi pemerintah dan masyarakat untuk membersihkan drainase serta mengurangi genangan air melalui kegiatan gotong royong.  

 *Pendanaan dilakukan secara bertahap melalui APBD dan sumber lainnya.  

2. Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sekolah

* Mendukung program nasional dengan menggandeng donatur untuk menyediakan makan siang bergizi gratis bagi siswa di beberapa sekolah.  

* Dinas Kesehatan akan terlibat dalam pengawasan program ini.  

3. Penataan Kota yang Nyaman dan Indah

* Menata taman kota, memasang lampu hias, CCTV, serta mempercantik ruang publik di setiap kelurahan.  

* Penyediaan Wi-Fi gratis dan ruang bagi UMKM di taman-taman kota.  

4. Pencegahan dan Penanggulangan Stunting

* Melaksanakan pengukuran serentak balita di seluruh posyandu untuk mendeteksi gizi buruk sejak dini.  

* Memberikan intervensi segera bagi balita yang mengalami masalah gizi.  

5. Program Singkawang Pintar (PSP)

* Memberikan perlengkapan sekolah gratis bagi siswa kurang mampu.  

* Menyediakan beasiswa untuk anak putus sekolah dan program kesetaraan (paket A, B, C).  

6. Pemeriksaan Kesehatan Gratis (SAKTI)

* Mendukung program kesehatan nasional dengan memastikan ketersediaan obat dan bahan medis untuk layanan pemeriksaan gratis.  

7. Pengurangan Kemiskinan Ekstrem

* Melalui program rehabilitasi rumah tidak layak huni (TIDAYU) dengan dana dari donatur.  

 * Target utama adalah keluarga miskin ekstrem di Kota Singkawang.  

8. Pembangunan Jalan Lingkar Barat (JAKAT)

*Menginventarisasi lahan yang akan dibebaskan melalui hibah masyarakat.  

*Mengupayakan dukungan dari pemerintah provinsi dan pusat untuk mempercepat pembangunan.  

9. Penanganan Masalah Sosial

* Mengatasi balap liar, tawuran, dan gangguan ketertiban dengan koordinasi Forkopimda.  

* Pemasangan CCTV di area publik untuk meningkatkan keamanan.  

10. Penyelesaian Masjid Agung Kota Singkawang

* Mengupayakan sumber pendanaan tambahan untuk menyelesaikan pembangunan masjid yang masih terkendala anggaran.  

Wali Kota menegaskan keberhasilan program-program ini tidak dapat dicapai tanpa dukungan dari DPRD, perangkat daerah, serta masyarakat Singkawang. 

Ia juga mengajak semua pihak untuk menggunakan anggaran secara efisien dan mengurangi pengeluaran yang tidak produktif, sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025.  

"Kami percaya bahwa dengan kerja keras, semangat gotong royong, dan komitmen yang kuat, kita bisa menciptakan pembangunan yang berkelanjutan dan bermanfaat bagi masyarakat. Mari kita bergandengan tangan untuk mewujudkan Kota Singkawang yang lebih maju, atraktif, dan berkelanjutan," pungkasnya.  

Setelah menghadiri rapat paripurna, Wali Kota dan Wakil Wali Kota melanjutkan agenda dengan menghadiri acara buka puasa bersama.

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved