Universitas Terbuka Sosialisasi di SMAN 2 Pahuman dan SMAK Benediktus
Kegiatan sosialisasi dihadiri ratusan siswa kelas 12 dan dilakukan secara terpisah mulai dari SMAK Benediktus Pahuman.
Penulis: Alfon Pardosi | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK - Berdasarkan data yang tercatat di Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Barat, diketahui bahwa Angka Partisipasi Kasar (APK) pendidikan tinggi di Kalimantan Barat.
Untuk wilayah Kabupaten Landak masih berada di angka 23,15 persen pada tahun 2023 lalu dan catatan statistik ini menunjukkan bahwa APK pendidikan Tinggi di kabupaten Landak jauh di bawah rata-rata nasional diangka 32,64 persen.
Sebagai upaya untuk mendorong minat siswa kelas 12 SMA melanjutkan ke Perguruan Tinggi, UT Pontianak melalui Sentra Layanan Universitas Terbuka (Salut) Landak melakukan sosialisasi.
Bertempat di sejumlah persekolahan di wilayah kabupaten Landak, dan kali ini SMAN 2 Pahuman dan SMAK Benediktus yang dikunjungi Salut Landak bersama staf dari UT Pontianak pada Rabu 26 Februari 2025.
Kegiatan sosialisasi dihadiri ratusan siswa kelas 12 dan dilakukan secara terpisah mulai dari SMAK Benediktus Pahuman di dampingi oleh Kepsek Herlina Kalista MPd dan Guru Pendamping Ramli Vanzulang MPd.
Dilanjutkan ke SMAN 2 Pahuman didampingi Kepsek SMAN 2 Dukin SPd, MSi dan guru pendamping Sarinto SPd
Sosialisasi selain memperkenalkan Universitas Terbuka sebagai salah satu Perguruan Tinggi Negeri berakreditasi A dengan berbagai pilihan program studi dari Fakultas FKIP, FHISIP, FEB dan Fakultas Sains dan Teknologi.
Serta beberapa pilihan cara belajar, dari yang Tutorial online (Tuton) dan Tutorial tatap muka (TTM), maupun Semi TTM.
"Belajar di UT sangat fleksibel dan memungkinkan kuliah sambil bekerja. Karena kuliahnya bisa di mana saja dan kapan saja, karena sistem pembelajaran bisa online," jelas Asti dari UT Pontianak, selaku penanggungjawab wilayah kabupaten Landak.
Baca juga: Jelang Ramadan, Pemda Landak Sidak Pasar Pastikan Ketersediaan dan Harga Bahan Pokok
"Jikapun berkeinginan berkuliah secara tatap muka, maka kelas tatap muka hanya dilakukan pada hari Sabtu atau Minggu dengan catatan ada kelasnya minimal 25 peserta untuk 1 kelas kelompok belajar," tambah Asti.
Selain waktu kuliah yang fleksibel, biaya kuliah di UT juga relatif terjangkau berkisar antara 1,5 juta sampai 2 jutaan sudah mendapatkan buku paket kuliah lengkap.
Para pelajar yang mengikuti sosialisasi terlihat antusias dengan mengajukan berbagai pertanyaan seputar Universitas Terbuka, mulai dari mekanisme pendaftaran, cara belajar hingga beasiswa.
Dari bincang dengan Kepsek diketahui jika minat para siswa yang lulus SMA yang melanjutkan ke Perguruan Tinggi masih minim berkisar hanya 5-10 persen dengan berbagai persoalan dari biaya hingga memang tidak berminat melanjutkan, lebih mengutamakan mencari penghasilan disektor perkebunan Sawit.
Sementara itu, Kepala Salut Landak L Sahat Tinambunan SE MM dalam pemaparannya mengajak para siswa untuk bersemangat untuk melanjutkan ke Perguruan Tinggi.
Terkait biaya dan kendala jarak maupun waktu di UT tidak masalah. Dan yang lebih terpenting, Sahat menekankan untuk saat ini Pendidikan Tinggi masih merupakan modal utama untuk mendapatkan posisi atau bekerja di instansi formal baik swasta maupun pemerintah.
| Pascalebaran, Harga Minyak Goreng Tembus Rp25 Ribu per Liter |
|
|---|
| Harga Minyak Goreng Naik, Warung Nasi Jalang Akui Margin Keuntungan Menipis |
|
|---|
| Tangkal Perdagangan Ilegal dan Zoonosis, Karantina Kalbar Gelar Workshop Multipihak di PLBN Aruk |
|
|---|
| DPRD Pontianak Percepat Pembangunan Jalan, Fokus Urai Kemacetan di Pontianak Timur |
|
|---|
| Kenaikan Harga Sembako Merata, Ketua DPRD Pontianak Soroti Dampak ke Ibu Rumah Tangga dan UMKM |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/UT-270225-landak.jpg)