Dewan Pendidikan Dukung Usulan Pendirian Politeknik Negeri Sintang
Kurniawan mengungkapkan, alasan Pemda Sintang kembali akan mengusulkan pendirian Politeknik karena memang belum punya perguruan tinggi negeri.
Penulis: Agus Pujianto | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Sintang, Senen Maryono mendukung penuh rencana pengusulan pendirian Politeknik Negeri Sintang yang sedang disiapkan oleh Pemkab Sintang.
Senen Maryono menyampaikan Dewan Pendidikan itu sifat mendukung dan memberikan pertimbangan kepada Pemkab Sintang dalam mengembangkan dunia pendidikan.
“Di Sintang ini sudah ada perguruan tinggi negeri yakni UT dan Poltekes, semua masih cabang dari Pontianak. Kami mendukung rencana pendirian Politeknik Negeri Sintang. Kita memang hanya mengusulkan, yang membuat kajian mendalam, memang kewenangan Kementerian karena nanti mereka yang mendirikan. Kita bisa memberikan data pendukung dan menyiapkan tanah untuk menyakinkan Kementerian," kata Senen.
Menurut Senen, Pemkab Sintang harus siapkan lahan minimal 5 hektar. Kalau dukungan SMK sudah pasti sangat tinggi. Artinya potensi jumlah mahasiswanya akan sangat tinggi.
"Soal tanah di depan Museum Kapuas Raya, saran saya jangan diganggu, tetap untuk lokasi pemerintahan Provinsi Kapuas Raya," jelasnya.
Poeryanto Ketua MKKS SMK Kabupaten Sintang menjelaskan bahwa di Kabupaten Sintang ada 12 SMK Negeri dan 10 SMK Swasta.
“ 210 pelajar SMK, untuk tidak disebut pengangguran, maka pelajar SMK harus BMB yaitu bekerja, melanjutkan dan berwirausaha. Maka kalau ada perguruan tinggi di Sintang, maka lulusan SMK bisa melanjutkan dengan lebih mudah. guru-guru SMK yang sudah S2 juga bisa didorong menjadi pengajar saat awal pendirian Polteknes nanti," ujar Poeryanto.
Pemerintah Kabupaten Sintang terus mematangkan persiapan pengusulan untuk pendirian Politeknik Negeri Sintang ke Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia.
Keberadaan perguruan tinggi ini dinilai penting untuk menyongsong Provinsi Kapuas Raya.
“Pemkab Sintang akan menyiapkan lahan sekitar 5 hektar, potensi mahasiswa dan kajian awal terlebih dahulu. Usulan Politeknik Negeri Sintang ini sebenarnya sudah pernah dilakukan tahun 2008, namun gagal," kata Kurniawan Kepala Bappeda Kabupaten Sintang.
Kurniawan mengungkapkan, alasan Pemda Sintang kembali akan mengusulkan pendirian Politeknik karena memang belum punya perguruan tinggi negeri.
Baca juga: Polres Sintang Kerahkan Tim Patroli Gabungan, Antisipasi Aktifitas Ilegal di Wilayah Perairan
"IPM kita lamban di sektor pendidikan, pengangguran kita itu, lulusan SMK paling tinggi yakni 9,01 persen, yang lulusan SMA 7, 05 persen, perkembangan rata-rata lama sekolah bergerak lambat, potensi pemekaran wilayah dan kebijakan pusat terhadap pendidikan vokasi," jelasnya.
Polteknik ini penting kata Kurniawan untuk menyikapi peluang pembentukan Provinsi Kapuas Raya yang tentunya akan membuat terjadinya peningkatan akan SDM berkualitas, permintaan lapangan kerja meningkat, mobilitas penduduk semakin tinggi dan perkembangan industri.
“Saat ini, sangat terbatas jumlah institusi pendidikan vokasi di Sintang, Sekadau dan Melawi. Potensi mahasiswa dari 3 kabupaten ini luar biasa tinggi, karena di Melawi itu ada 45 SMA/SMK, di Sekadau ada 30 SMA/SMK dan di Sintang ada 75 SMA/SMK. Total ada 150 sekolah. Satu sekolah bisa masuk 30 orang saja, maka ada potensi 4. 500 mahasiswa setiap tahun yang bisa kuliah di Polteknes,” beber Kurniawan.
Menurut Kurniawan, alur pendirian Politeknik Negeri adalah menyiapkan kajian awal, lokasi, rancangan SOTK, Rekomendasi LLDIKTI Wilayah dan Rekomendasi Pemprov Kalbar dan Pemkab. Pendirian Politeknik Negeri ini sejalan dengan Asta Cita Pemerintah Pusat.
| Polisi Amankan Pria 58 Tahun di Tumbang Titi, 13 Paket Sabu Seberat 5,92 Gram Disita |
|
|---|
| Konten Hoaks Penampakan Kuyang, Kepala Desa Kartiasa Harap Tak Terulang |
|
|---|
| Persiapan Haji Pontianak Hampir Rampung, Jemaah Diimbau Fokus Jaga Kesehatan |
|
|---|
| Persiapan Job Fit JPTP di Lingkungan Kapuas Hulu, Ini Jabatan di Uji Kompetensi |
|
|---|
| Mobil Pikap Tabrak 2 Pengendara Motor di Tebas, 1 Tewas 2 Luka-luka |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/polenp-260225-sintang.jpg)