Pj Bupati Mempawah Ismail Panen Raya Padi di Lokasi Oplah Desa Sungai Purun Kecil Pinyuh

“Kita berharap hasil panen ini berlimpah dan berkualitas baik, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan petani. Selain itu, hasil pertanian yang meni

Penulis: Ramadhan | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/PROKOPIM MEMPAWAH
PANEN PADI - Penjabat (Pj) Bupati Mempawah, Ismail, menghadiri panen padi perdana di lokasi optimalisasi lahan (Oplah) Kabupaten Mempawah, tepatnya di Desa Sungai Purun Kecil, Kecamatan Sungai Pinyuh, Rabu 19 Februari 2025. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Penjabat (Pj) Bupati Mempawah, Ismail, menghadiri panen padi perdana di lokasi optimalisasi lahan (Oplah) Kabupaten Mempawah, tepatnya di Desa Sungai Purun Kecil, Kecamatan Sungai Pinyuh, Rabu 19 Februari 2025.

Panen ini merupakan hasil dari program optimalisasi lahan yang telah berlangsung selama empat bulan dan dilaksanakan oleh Kodim 1201/Mempawah. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan ketahanan pangan di daerah.

Dalam sambutannya, Ismail menegaskan bahwa program optimalisasi lahan pertanian merupakan bagian dari program ketahanan pangan nasional yang sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Program ini dijalankan oleh TNI Angkatan Darat guna meningkatkan produksi padi dan tanaman pangan lainnya.

“Kita berharap hasil panen ini berlimpah dan berkualitas baik, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan petani. Selain itu, hasil pertanian yang meningkat juga akan berdampak pada perekonomian daerah dan membantu para petani menyekolahkan anak-anak mereka hingga ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi," ujar Ismail.

Dandim Mempawah Bersama Forkopimda Panen Padi Bersama, Wujud Keberhasilan Oplah di Purun Kecil

la juga mengingatkan agar para petani terus menjaga kekompakan dan saling mendukung satu sama lain dalam mengembangkan sektor pertanian. Pemerintah Kabupaten Mempawah, kata Ismail, akan terus memperhatikan kebutuhan para petani melalui dinas terkait guna memastikan ketahanan pangan di daerah tetap terjaga.

Selain itu, program ketahanan pangan ini juga dapat dikolaborasikan dengan program makan bergizi gratis, yang diharapkan mampu meningkatkan permintaan terhadap berbagai komoditas seperti beras, sayur, dan telur. Dengan demikian, hasil pertanian dari Kabupaten Mempawah dapat terserap dengan baik.

Lebih lanjut, Ismail mendorong para petani mengembangkan produk olahan berbasis pertanian, seperti mengolah pisang menjadi produk bernilai tambah.

Ia juga mengajak petani untuk terus memperbarui wawasan dan memanfaatkan teknologi serta layanan digital guna meningkatkan produktivitas pertanian.

"Manfaatkan teknologi untuk meningkatkan hasil pertanian agar kesejahteraan petani semakin meningkat," ujarnya. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved