Ragam Contoh

Usia Ideal untuk Khitan Anak Laki-Laki dan Manfaatnya

Ada banyak alasan bagi laki-laki untuk melakukan khitan. Yang pertama yaitu karena perintah agama bagi para muslim. 

Instagram/Ilustrasi
KHITAN- Setelah melakukan prosedur khitan, penis akan menjadi lebih mudah dibersihkan, itulah satu diantara manfaat Khitan/Sunat. 

Khitan juga bisa mengurangi resiko terjadinya penyakit menular seksual (PMS). Selain telah melakukan khitan, perilaku seks yang aman juga sangat berpengaruh dan mengurangi resiko PMS seperti herpes dan sifilis.

Menurut WHO, khitan, sunat, atau sirkumsisi bisa mengurangi resiko seseorang terkena infeksi HIV hingga 60 persen. Sekali lagi, hal ini harus dibarengi dengan perilaku seks yang aman dan terjaganya kebersihan area penis.

Usia yang Tepat untuk Khitan

Empat santri yang mengikuti khitanan massal Lanal Mamuju (Liputan6.com/Abdul Rajab Umar)
Karena manfaat khitan yang banyak dan begitu penting, usia yang tepat untuk melakukan prosesi khitan menjadi topik pembicaraan yang utama. Ada yang bilang saat anak sudah siap. Namun, ada yang bilang bahwa semakin cepat semakin baik.

Sunat lebih baik di usia berapa? Sebenarnya, tidak ada patokan usia yang tepat untuk khitan. Namun, ada beberapa pertimbangan lain terkait usia ini. Ada sebuah penelitian yang dilakukan di Turki, tepatnya oleh Erzincan University of Medical Sciences.

Dalam penelitian tersebut, dilakukan uji klinis terhadap tiga kelompok umur anak laki-laki yang akan disunat. Kelompok pertama adalah anak berumur kurang dari 1 tahun. Kelompok kedua adalah anak usia 1 sampai 7 tahun. Dan yang terakhir adalah kelompok anak usia lebih dari 7 tahun.

Setelah uji klinis dilakukan, dapat disimpulkan bahwa khitan terbaik dilakukan kepada kelompok anak usia kurang dari 1 tahun. Kelompok pertama ini memiliki masa pemulihan setelah operasi paling pendek, resiko komplikasi yang paling sedikit, dan memiliki masa inap paling singkat.

Hal ini berarti biaya yang dikeluarkan oleh orang tua tentunya lebih sedikit daripada khitan saat anak sudah berusia lebih besar. Disebutkan juga bahwa semakin besar usia seorang laki-laki, maka penggunaan obat-obatan dan tingkat kesulitannya juga semakin tinggi.

Namun, ada pula yang berpendapat bahwa anak lebih baik disunat saat usia 6 sampai 12 tahun. Dalam usia tersebut, anak laki-laki sudah mengetahui dengan lebih baik prosedur yang akan mereka lakukan dalam khitan.

Anak laki-laki juga dianggap sudah mengetahui cara merawat alat kelamin dengan baik sehingga proses pemulihan bisa dilakukan dengan berhati-hati. Dengan khitan pada usia ini, anak juga dianggap sudah dewasa dan lebih bertanggungjawab.

Contoh Doa Agar Tidak Cepat Pikun yang Diabadikan dalam Hadis Rasulullah SAW

Apa yang Harus Dilakukan Setelah Khitan?

Setelah anak masuk pada usia yang tepat untuk khitan, orang tua akan mendapatkan edukasi dan pengarahan dari petugas medis terkait dengan cara merawat luka setelah operasi. Yang utama adalah orang tua harus menjaga kebersihan area khitan supaya tidak terjadi infeksi.

Orang tua akan diberikan salep yang harus dioleskan dalam jangka waktu tertentu. Hindarkan area khitan dari air kurang lebih selama 4-5 hari. Dalam kurun waktu tersebut, area pasca khitan akan mengering dan sembuh.

Jangan lupa juga untuk memberikan anak makanan yang bergizi. Akan lebih baik apabila anak diberikan banyak asupan makanan berprotein tinggi. Makanan-makanan ini semua bertujuan agar proses penyembuhan bisa berjalan lebih cepat.

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved