Rem Blong, Tossa Muatan Galon Kosong Masuk Parit di Sintang
Untuk mengevakuasi Tossa tersebut, pihak kepolisian juga mengerahkan satu unit mobil truk yang kebetulan berada di lokasi.
Penulis: Agus Pujianto | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Sebuah kecelakaan tunggal terjadi pada Senin, 10 Februari 2025, sekitar pukul 11.30 WIB, ketika sebuah kendaraan Tossa/HTM yang mengangkut tabung galon kosong terperosok ke dalam parit di Jalan Dara Juanti, Kelurahan Kapuas Kiri Hilir.
Kejadian itu berlangsung tak jauh dari Kantor Puskesmas Dara Juanti, saat kendaraan tersebut melaju dari arah Keraton menuju Jembatan Kapuas 2, Kecamatan Sintang.
Kendaraan tersebut dikemudikan oleh seorang pria berinisial A. Menurut pengemudi, kecelakaan diduga terjadi akibat masalah pada sistem pengereman, yang membuat rem kendaraan tidak berfungsi dengan baik. Saat di lokasi kejadian, pengemudi menceritakan.
“Tossa ini dari arah Keraton menuju Jembatan 2 Kapuas,” ujarnya kepada Briptu Septian Aji, seorang anggota Bhabinkamtibmas yang sedang bertugas.
Ia menjelaskan bahwa ketika mendekati tikungan dekat Puskesmas, ia terpaksa menghentikan kendaraan secara mendadak karena adanya beberapa sepeda motor yang melintas dari arah berlawanan. Namun, setelah berhenti, kendaraan tiba-tiba melaju kembali. “Remnya blong, lalu Tossa maju sekitar 25 meter dan masuk ke parit di sebelah kanan jalan,” tambahnya.
Beruntung, tidak ada kendaraan lain yang melintas di belakangnya pada saat kejadian.
“Saya banting stir ke kanan meskipun arus lalu lintas sedang ramai,” ujarnya.
Namun, istri dan anaknya yang juga berada di dalam kendaraan mengalami luka-luka akibat insiden tersebut dan langsung dibawa ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan.
Briptu Septian Aji, yang kebetulan melintas di lokasi kejadian, segera turun tangan untuk membantu. Dengan sigap, ia melakukan pertolongan pertama kepada pengemudi dan keluarganya sebelum menunggu ambulans tiba.
“Sebagai polisi, kami tidak hanya bertugas menegakkan hukum, tetapi juga melayani dan membantu masyarakat dalam situasi darurat,” ujar Briptu Septian.
Baca juga: Melkianus Harap PLHUT di Kemenang Sintang Permudah Pelayanan Haji dan Umrah
Untuk mengevakuasi Tossa tersebut, pihak kepolisian juga mengerahkan satu unit mobil truk yang kebetulan berada di lokasi.
Dengan kerja sama yang baik, Tossa berhasil diangkat dan dievakuasi dari parit.
Aksi humanis yang ditunjukkan oleh Briptu Septian dan rekan-rekannya dalam situasi ini mencerminkan dedikasi mereka terhadap keselamatan masyarakat, serta pentingnya empati di tengah tugas profesional sebagai penegak hukum.
“Kejadian ini menjadi perhatian penting mengenai keselamatan berkendara, terutama dalam memastikan kondisi kendaraan sebelum digunakan di jalan raya,” ujar Septian. (*)
- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!
| Karolin Kawal Penyelesaian Lahan Eks PT Aria Demi Kepastian Hak |
|
|---|
| Harap Solusi, Agus : Jika Tidak Ada Solusi bagi Petani Arang Bakau, Itu Zalim Namanya |
|
|---|
| Penambang Speed Sungai Kapuas Dibentuk Pokdarwis, Disporapar Kalbar Dorong Wisata Masyarakat |
|
|---|
| Heboh Pinjam Gubernur Jabar, Politisi Ritaudin Nilai Itu Sekedar Aspirasi |
|
|---|
| DPRD Ketapang Perkuat Pengawasan Serapan Anggaran Tahun 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/tossa-120225-kalars.jpg)