Imlek dan Cap Go Meh 2025

Hadir di Perayaan Imlek Bersama, Ria Norsan Ajak Seluruh Etnis untuk Bersama Membangun Kalbar

“Saya ingin kita yang berbeda suku, berbeda agama, berbeda adat istiadat, kita bersatu untuk bersama-sama membangun Kalimantan Barat,”ujar Norsan.

Penulis: Anggita Putri | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Anggita Putri
IMLEK DAN CAP GO MEH - Foto bersama Gubernur Kalimantan Barat terpilih, Ria Norsan menghadiri acara Perayaan Imlek Bersama 2578/2025 yang digelar di Qubu Resort, Kubu Raya, Minggu 9 Februari 2025. Ia juga mengapresiasi atas terselenggaranya acara malam Perayaan Imlek tahun 2025 ini, yang terasa begitu luar biasa sekali. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Gubernur Kalimantan Barat terpilih, Ria Norsan menghadiri acara Perayaan Imlek Bersama 2578/2025 yang digelar di Qubu Resort, Kubu Raya, Minggu 9 Februari 2025.

Dalam momentun ini, Ria Norsan mengajak dengan adanya acara perayaan Imlek bersama ini, yang mengangkat tema Merajut Keberagaman menuju Kemajuan Kalbar, ia pun turut mengajak semuanya untuk bisa bersama-sama dalam membangun Kalimantam Barat.

Ia juga mengapresiasi atas terselenggaranya acara malam Perayaan Imlek tahun 2025 ini, yang terasa begitu luar biasa sekali.

“Saya ingin kita yang berbeda suku, berbeda agama, berbeda adat istiadat, kita bersatu untuk bersama-sama membangun Kalimantan Barat,”ujar Norsan.

Dikatakannya, dalam perayaan Imlek dan Cap Go Meh tentu identik dengan pertunjukan naga barongsai maupun tatung yang terkenal di Kota Singkawang. Apalagi dikatakannya Event Cap Go Meh di Kota Singkawang sudah masuk dalam salah satu Kalender Event Nasional (KEN).

“Kita dukung terus event ini (Cap Go Meh) untuk mendatangkan sebanyak nya turis  mancanegara untuk datang ke Kalbar,”ujarnya.

Baca juga: Tanggapan Pengamat terkait Maraknya Aksi Kriminalitas hingga Tawuran di Kota Pontianak 

Tentu pertunjukan tatung menjadi yang paling ditunggu-tunggu, yang mana atraksi tatung ini terkenal dengan aksinya yang cukup menyeramkan. Tapi itulah menjadi salah satu daya tarik.

“Dalam pelaksanaan Pawai Naga, pada Cap Go Meh juga harus memperhatikan juga keamanan dan ketertiban. Dan bisa bersama-sama dalam perayaannya, bahkan kalau bisa panitia nya bergabung dari berbagai lintas etnis. Seperti di Kalbar itu kan sudah ada perkumpulan Merah Putih yang tergabung 23 etnis didalamnya,” pungkasnya. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved