Profil

Sosok Kurniawan Dwi Yulianto Legenda Timnas Indonesia Masuk Kandidat Asisten Patrick Kluivert

Nama Kurniawan Dwi Yulianto masuk ke dalam daftar kandidat asisten pelatih Patrick Kluivert di Timnas Indonesia.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Instagram @kurniawanqana
KURNIAWAN DWI YULIANTO - Kurniawan Dwi Yulianto saat melatih tim wanita klub sepakbola asal Italia Como 1907 di Como, Itali pada 8 Januari 2025. Kurniawan Dwi Yulianto masuk dalam daftar kandidat asisten Patrick Kluivert di Timnas Indonesia. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Nama Kurniawan Dwi Yulianto mencuri sorotan di dunia sepakbola Tanah Air.

Nama Kurniawan Dwi Yulianto masuk ke dalam daftar kandidat asisten pelatih Patrick Kluivert di Timnas Indonesia.

Kurniawan Dwi Yulianto juga dikabarkan tengah diseleksi dengan beberapa nama pelatih lokal lainnya.

Nantinya, hanya dua nama yang berhak menemani Patrick Kluivert di kepelatihan Timnas Indonesia.

Masuknya nama Kurniawan Dwi Yulianto ke kandidat asisten pelatih Patrick Kluivert itu dikonfirmasi langsung oleh Manajer Timnas Indonesia, Sumardji.

Sumardji menyebut seleksi asisten pelatih lokal telah berlangsung sejak Senin 3 Februari 2025.

Lantas siapakah Kurniawan Dwi Yulianto?

Profil Sjoerd Woudenberg Pelatih Kiper Timnas Indonesia, Punya Rekam Jejak Mentereng!

Profil Kurniawan Dwi Yulianto

Kurniawan Dwi Yulianto dikenal sebagai salah satu pemain sepak bola Indonesia terbaik.

Ia lahir pada 13 Juli 1976 di Magelang, Indonesia.

Pria berusia 48 tahun ini dulunya bermain sebagai striker.

Ia adalah salah satu dari sedikit pemain Indonesia yang pernah bermain di Eropa.

Pada awal kariernya dia sempat bermain di tim remaja Sampdoria sebelum kemudian pindah ke FC Luzern di Swiss akibat masalah dengan PSSI.

Profil Evandra Florasta, Wonderkid Timnas U16 Indonesia Promosi ke Timnas U20 untuk Piala Asia U20

Pemain yang akrab dipanggil "Ade" dan juga sering dijuluki "Kurus" karena posturnya yang kecil ini lalu kembali ke Indonesia dan bermain di Liga Indonesia dan bermain dengan beberapa tim seperti PSM Makassar, PSPS Pekanbaru, PS Pelita Bakrie, Persebaya Surabaya, Persija Jakarta, PSS Sleman, Persitara Jakarta Utara, Persisam Samarinda, Persela Lamongan, PSMS Medan, Tangerang Wolves FC, PPSM Magelang, dan mengakhiri karier bersama Persipon Pontianak, salah satu klub di Kota Pontianak

Pada Desember 2005 hingga Mei 2006, ia memperkuat Sarawak FC di Malaysia.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved