Hujan Deras Picu Banjir di Bengkayang, BPBD Laporkan Daerah yang Terdampak
BPBD juga mencatat, banjir di wilayah tersebut terjadi karena aliran sungai yang hilirnya ke Sungai Ledo.
Penulis: Widad Ardina | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, BENGKAYANG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat (Kalbar) melaporkan ada beberapa daerah yang terdampak banjir akibat hujan deras yang mengguyur tiga wilayah, yakni Kecamatan Ledo, Kecamatan Lumar, dan Kecamatan Monterado dari Senin (20/1) malam hingga Selasa (21/1) pagi.
Sekretaris BPBD Bengkayang, Kurniawan Mamanda Sembiring membenarkan kejadian banjir tersebut. Ia menerangkan banjir sempat menutup akses jalan di beberapa wilayah, namun kondisi jalan mulai berangsur surut pada Selasa sore.
"Kemarin memang di beberapa titik terjadi banjir yang menyebabkan genangan di akses jalan Negara dan Kabupaten, akibat hujan dari Senin malam sampai Selasa pagi, tetapi siang sampai sore harinya genangan mulai berangsur-angsur surut," katanya saat dikonfirmasi tribunpontianak.co.id, Rabu 22 Januari 2025.
BPBD juga mencatat, banjir di wilayah tersebut terjadi karena aliran sungai yang hilirnya ke Sungai Ledo. Namun saat ini, dalam pantauan BPBD menunjukkan kondisi hilir Sungai Ledo masih aman.
"Dari pantauan kami, kemarin sore sekitar daerah hilir di Sungai Ledo kondisi masih aman, peringatan siaga sudah diinfokan kepada masyarakat," ucapnya.
Kurniawan menjelaskan lokasi terdampak terutama berada di Dusun Sekinyak di Kecamatan Lumar, serta Desa Siaga di Kecamatan Monterado. Di Desa Siaga, jembatan di akses jalan desa runtuh, sehingga kendaraan tidak dapat melintas.
"Lokasi banjir hingga nutup akses jalan sampai putus di dua kecamatan yang terimbas," ungkapnya.
Ia menerangkan untuk saat ini, kondisi jalan di beberapa titik terdampak tersebut telah kembali normal dan bisa dilewati oleh kendaraan roda dua dan empat.
Namun, jembatan yang putus di Desa Siaga masih belum bisa digunakan.
Baca juga: Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Kapolda Kalbar Tanam Jagung Serentak 1 Juta Hektare di Bengkayang
"Kondisinya sudah berangsur surut dan bisa dilewati kendaraan, untuk jembatan yang putus sementara akses jalan kabupaten di koridor tersebut belum bisa dilewati kendaraan bermotor," jelasnya.
BPBD Bengkayang terus berkoordinasi dengan desa-desa terdampak untuk menyampaikan laporan kepada dinas terkait agar langkah-langkah penanganan dapat segera dilakukan.
"Kami sedang berkordinasi dengan desa-desa terdampak untuk menyampaikan laporan guna ditindaklanjuti segera ke dinas terkait dalam rangka penanganan dampak agar tidak meluas," ujarnya. (*)
- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!
| Audiensi MBG di DPRD Kayong Utara, Sekda Dorong Hasil Pertanian Lokal Masuk SPPG |
|
|---|
| 52 Peserta Ikuti Seleksi Paskibraka Kalbar 2026, Rebut Tiket Nasional |
|
|---|
| Pengamat Soroti Dampak Mogok Kapal Klotok di Kubu Raya terhadap Distribusi Logistik |
|
|---|
| Untan Pontianak Jadi Tuan Rumah KNSI XXI, Rektor Tekankan Kolaborasi Jaga Hutan |
|
|---|
| Wakil Bupati Sambas Buka Latsar CPNS, Tekankan Disiplin Adab dan Etika Melayani Masyarakat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Rodaya-220125-kalbarsss.jpg)