MotoGP
Alasan Jorge Martin Resmi Pakai Nomor 1 Bersama Aprilia hingga Kutukan Juara Dunia di MotoGP 2025
Alasan Jorge Martin resmi menggunakan nomor 1 di motor Aprilia hingga kutukan juara dunia di MotoGP 2025 selengkapnya akan dibahas disini.
Legenda Italia ini memenangi gelar kategori 500 cc terakhir pada 2001, dan pada tahun pertama era MotoGP, 2002, tapi ia menolak untuk menempel nomor 1 pada Honda-nya dan bersikeras mempertahankan #46 yang telah menjadi ikon olahraga ini dan simbol yang, tanpa henti, diasosiasikan dengan bintang Tavullia.
Lima musim berlalu sebelum 2006, Nicky Hayden dari Amerika Serikat, yang membalap untuk Honda, merebut gelar juara dan, untuk pertama kalinya di era MotoGP, mengembalikan nomor 1 ke grid.
Pada 2007, pembalap Australia Casey Stoner yang merebut gelar juara, yang pertama untuk Ducati, dan menyemetkan nomor 1 pada musim berikutnya.
Setelah dua gelar lagi Rossi membuang nomor 1, Jorge Lorenzo, dengan Yamaha, mendapatkan haknya kembali pada musim 2011.
Tahun itu gelar tersebut jatuh ke tangan Stoner lagi, lalu ke tangan Honda, yang mengizinkannya untuk memakainya pada 2012.
Kutukan nomor 1
Tidak ada lagi yang mau memakainya di motor mereka. Hayden, Lorenzo dan Stoner, dua kali memakai nomor 1 dan tidak mampu memperbarui gelar, sementara pembalap Spanyol dan Australia, dengan nomor yang biasa digunakan (99 dan 27), mengulanginya.
Hal tersebut membuat nomor 1 tidak lagi disukai dan tidak ada Lorenzo yang ingin mengenakannya setelah menang pada 2012 dan 2015, atau Marc Marquez dalam enam kejuaraan (2013, 2014, 2016, 2017, 2018, dan 2019).
Juara Joan Mir (2020) dan Fabio Quartararo (2021) mengikuti jejak Rossi dan Marquez dengan mempertahankan nomor masing-masing.
MotoGP harus menunggu hingga 2023 untuk melihat, sekali lagi, angka 1 di grid.
Anehnya, keputusan yang dibuat oleh Pecco Bagnaia, murid dan anggota VR46 Riders Academy dari Valentino, orang yang tidak pernah ingin memakai nomor itu.
• MotoGP 2025 - Marc Marquez Kini Secara Perlahan Ambil Alih Posisi Francesco Bagnaia di Ducati
Setelah memenangkan gelar pada 2022, Bagnaia mengulang prestasi itu pada 2023, dengan angka 1 di kubah Ducati-nya, mematahkan kutukan bahwa angka 1 tidak pernah bisa mempertahankan gelar sejak dominasi Doohan.
Mungkin detail itulah yang kini meyakinkan Martin untuk mengganti angka 89 dengan angka 1 di kubah motor Aprilia-nya.
Tentu saja, keyakinan bahwa setelah keluar dari orbit Ducati, tidak akan mudah baginya untuk mendapatkan kesempatan seperti ini lagi.
# MotoGP
- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!
MotoGP Catalunya 2025: Pesta Marc Marquez Juara Dunia atau Panggung Hiburan Pecco Bagnaia |
![]() |
---|
Jadwal Jam Tayang MotoGP Catalunya 2025 Live Hari Minggu Lengkap Kualifikasi Moto3, Moto2 |
![]() |
---|
Jadwal MotoGP Catalunya 2025 Lengkap Prediksi Juara Dunia Marc Marquez |
![]() |
---|
Jadwal Siaran Langsung MotoGP Catalunya 2025 Lengkap Jam Tayang Live TV Hari Minggu |
![]() |
---|
Jadwal MotoGP Catalunya 2025 Lengkap Jam Live Race Marquez di Trans7 |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.