MotoGP

TERUNGKAP Situasi Tim Honda Terbaru Jelang Race Perdana MotoGP 2025, Mulai Kompetitif?

Begini situasi Honda terkini jelang race perdana MotoGP 2025 yang dikabarkan sedang dalam masa keterpurukan.

Editor: Rizky Zulham
Dok. MotoGP.com
Aksi Pembalap Honda Joan Mir di lintasan balap MotoGP. TERUNGKAP Situasi Tim Honda Terbaru Jelang Race Perdana MotoGP 2025, Mulai Kompetitif?. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Begini situasi Honda terkini jelang race perdana MotoGP 2025 yang dikabarkan sedang dalam masa keterpurukan.

Sebelumnya, Honda terbenam dalam situasi yang sulit sebagai tim dengan prestasi panjang di MotoGP usai kepergian Marc Marquez.

Upaya untuk bangkit kembali dilakukan oleh Honda menjelang MotoGP 2025 ini usai kehilangan pembalap andalan Marc Marquez mulai musim 2024.

Ya, pembalap berjuluk Baby Alien tersebut rela menghentikan kontrak yang seharusnya masih tersisa satu musim lagi bersama Honda.

Situasi sulit yang berujung sebagai sebuah krisis menjadi pertimbangan besar Marquez dengan pengembangan motor RC213V yang jauh dari memuaskan.

MotoGP 2025 Terbaru - Penyebab Enea Bastianini Berpisah dengan Carlo Pernat hingga Isu KTM Bangkrut

Dalam tahun-tahun terakhir bersama tim berlogo sayap tunggal itu, Marquez kesulitan bersaing di baris depan dengan rentetan crash yang dialami.

Peraih delapan gelar juara dunia tersebut sempat mengaku nyaris gantung helm alias pensiun sebelum akhirnya hengkang ke Gresini Racing.

Kepergian Marquez ke Gresini Racing terbilang cukup beralasan di mana dia tentu ingin membuktikan dirinya belum habis.

Hal itu berhasil dibuktikan sepanjang gelaran MotoGP 2024, dari 20 seri yang dijalani Marquez menorehkan 10 podium dengan tiga kemenangan.

Rider berusia 31 tahun tersebut mengakhiri musim 2024 dengan bercokol di peringat ketiga untuk membawanya promosi ke tim pabrikan Ducati.

Di sisi lain, Honda masih terbenam usai ditinggalkan Marquez di mana mereka bertumpu kepada Joan Mir dan adik Valentino Rossi, Luca Marini.

Performa RC213V belum mampu membawa dua pembalap tersebut untuk setidaknya bisa bersaing di posisi 10 besar.

Selepas kepergian Marquez, tim pabrikan asal Tokyo, Jepang itu masih kesulitan untuk bangkit dan tampil kompetitif lagi.

Pandangan itu juga terbayang dalam benak Stefan Bradl sebagai test rider alias pembalap penguji untuk pengembangan motor RC213V.

Pria asal Jerman tersebut tak menampik bahwa kepergian Marquez tak ubahnya bagai sebuah pukulan besar untuk Honda sebagai tim dengan sejarah panjang.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved