RSU ST. Antonius Menjadi Bethem Baru

semakin berkembangnya zaman, semakin diperlukan juga penyesuaian, inovasi dan pengembangan agar dapat memberikan pelayanan kesehatan terbaik...

|
Penulis: Mirna Tribun | Editor: Mirna Tribun
TRIBUNFILE/ISTIMEWA
Uskup Agung Pontianak beserta jajaran Direksi dan perwakilan karyawan RSU St. Antonius dalam acara puncak Perayaan Natal 2024, Tahun Baru 2025 dan Ulang Tahun ke-96 RSU St. Antonius yang dilaksanakan pada, Sabtu 4 Januari 2025, bertempat di Qubu Resort Kubu Raya. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Mgr. Agustinus Agus, Uskup Agung Pontianak mengajak jajaran Direksi serta seluruh karyawan untuk menjadikan RSU St. Antonius (RSSA.red) menjadi Betlehem Baru sesuai dengan tema Natal Nasional 2024 “Marilah Sekarang Kita Pergi Ke Betlehem”. 

Hal ini disampaikannya dalam kotbah pada acara puncak Perayaan Natal 2024, Tahun Baru 2025 dan Ulang Tahun RSU St. Antonius ke-96 di Qubu Resort, Kubu Raya, Sabtu (4/1), 

Tujuannya adalah agar RSSA bisa semakin maju dan berkembang dalam memberikan pelayanan yang professional, transparan, akuntabel agar tidak tenggelam dalam masa lalu.

Karena semakin berkembangnya zaman, semakin diperlukan juga penyesuaian, inovasi dan pengembangan agar dapat memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat Kalimantan Barat.

Mgr. Agus juga mendukung penuh kebijakan baik yang sedang dan akan dijalankan oleh dr. Gede Sandjaya, Sp. OT (K) selaku Direktur Utama beserta jajaran Direksi lain RSSA dalam pengelolaan tenaga kerja dan pelayanan professional tanpa melupakan prinsip management rumah sakit yang benar agar bisa memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik.

Baca juga: 13 Nama Berpotensi Jadi Pelatih Timnas Indonesia Suksesor Shin Tae-yong! Zidane hingga Jose Mourinho

Hal ini juga sejalan dengan yang disampaikan oleh Pastor Dr. Mayong Andreas Acin, OFM. Cap, Ketua Yayasan Dharma Insan Pontianak yang menaungi RSSA, mengajak seluruh karyawan untuk terus memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat dengan ramah, senyum, sopan dan antusias.

Agar masyarakat yang berobat ke RSSA dapat merasakan kasih Tuhan dalam perjumpaan dan pelayanan dengan seluruh karyawaan rumah sakit.

Pemotongan kue ulang tahun ke-96 RSU St. Antonius
Pemotongan kue ulang tahun ke-96 RSU St. Antonius (Pemotongan kue ulang tahun ke-96 RSU St. Antonius oleh Mgr. Agustinus Agus dan dr. Gede Sandjaya, Sp. OT (K), didampingi Pastor Dr. Mayong Andreas Acin, OFM. Cap beserta Pastor Kusmas Jang, OFM. Cap.)

Pastor Mayong juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat umum, khususnya masyarakat Kalimantan Barat, yang telah dan tetap memilih RSSA sebagai pilihan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang terbaik.

Acara puncak ini dimulai dengan misa pembukaan yang dipimpin oleh Uskup Agung Pontianak beserta para pastor pendamping.

Ratusan undangan memenuhi Qubu Resort dengan dihadiri oleh jajaran Direksi, biarawan dan biarawati dari berbagai kongregasi, rumah sakit mitra, mitra dan rekan rumah sakit, tamu undangan lain, mantan direktur, dokter umum dan spesialis, serta sebagian besar karyawan RSSA yang dinas pagi dan sedang libur pada saat acara berlangsung.

Selain acara hiburan yang disuguhkan kepada para tamu undangan, ada juga pemutaran video rangkaian kegiatan natal, tahun baru dan ulang tahun RSSA yang sudah dilaksanakan sejak akhir bulan November hingga Desember di penghujung tahun 2024.

 Mulai dari perlombaan vocal group karyawan RSSA, bakti sosial pemeriksaan kesehatan gratis dan penyuluhan kesehatan kepada masayarakat umum di Aula Gereja Katholik St. Agustinus Sungai Raya, bakti sosial donor darah di Aula St. Leopoldo lantai 4 RSSA bekerjasama dengan PMI Kota Pontianak serta pembagian bingkisan kepada seluruh pasien rawat inap dan rawat jalan di RSSA. 

RSSA sudah resmi berdiri sejak 31 Desember 1928 oleh Mgr. Jan Pasificus Bos, OFM. Cap yang saat itu menjabat sebagai Vikaris Apostolik Borneo Belanda. Mgr. Pasificus Bos memandang perlu adanya rumah sakit di Kota Pontianak, mengingat bahwa masyarakat umumnya berobat pada dukun/tabib, hanya sesekali ke mantri pemerintah Belanda.

Pada saat itu, RSSA masih bernama RS Sungai Jawi, dengan 3 ruang untuk laki-laki, 2 ruang untuk perempuan, 1 ruang untuk anak-anak, 1 ruang untuk pasien kelas dan berbagai fasilitas lain yang saat itu masih terbatas.

 Sekarang RSSA sudah menjadi rumah sakit tipe B, memiliki total 244 tempat tidur dan berbagai fasilitas pelayanan kesehatan pendukung yang lengkap serta kembali terakreditasi Paripurna.

RSSA juga telah memiliki Cathlab untuk kateterisasi dan pemasangan ring jantung bagi pasien yang memerlukan penanganan lebih lanjut. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved