Ragam Contoh
Asal Usul Tahun Kabisat, Mengapa Terjadi di Bulan Februari?
Kabisat berapa tahun sekali? Tahun kabisat cukup unik karena hanya terjadi empat tahun sekali.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID- Sudahkah kamu tahu tentang momen kabisat di tahun 2024?
Kabisat berasal dari kata Kabisah. Dalam bahasa Arab, artinya adalah melompat. Sedangkan tahun kabisat bahasa Inggris disebut sebagai leap year, yang juga berarti lompatan.
Tahun kabisat kerap juga disebut dengan tahun yang habis dibagi empat. Maksudnya, jumlah tahun yang habis bila dibagi menjadi empat, misalnya tahun 2024 yang juga termasuk ke dalam tahun kabisat jika dibagi empat menghasilkan jumlah bilangan bulat (506).
Kabisat berapa tahun sekali? Tahun kabisat cukup unik karena hanya terjadi empat tahun sekali.
Tahun 2024 adalah tahun kabisat, selanjutnya tahun kabisat akan terjadi pada tahun 2028.
Berdasarkan kalender masehi, pada tahun biasa, jumlah hari di bulan Februari hanya ada 28 hari, sehingga keseluruhan hari di berjumlah 365 hari setiap tahunnya.
Hal ini berbeda dengan tahun kabisat yang memiliki ekstra 1 hari pada bulan Februari sehingga menghasilkan total 366 hari.
• Uskup Agustinus Kunjungi Lapas Kelas II A Pontianak Sebagai Simbol Pembebasan Sambut Tahun Yubelium
Inilah mengapa, seseorang yang lahir pada tanggal 29 Februari akan berulang tahun setiap 4 tahun sekali.
Hari yang unik ini kerap dijadikan oleh banyak orang sebagai momentum untuk merayakan sesuatu seperti pernikahan atau lamaran.
Bagaimana Asal Usul Tahun Kabisat?
Peradaban kuno menggunakan kosmos untuk merencanakan kehidupan mereka. Kalender-kalender tersebut didasarkan pada fase bulan atau matahari, seperti halnya berbagai kalender saat ini. Biasanya kalender ini bersifat "lunisolar," menggunakan keduanya.
National Geographic melaporkan, pada abad ketiga sebelum masehi, masyarakat mulai memahami kalender. Sebagai contoh, Mesir mengamati 365 hari dalam setahun yang mencakup tahun kabisat setiap empat tahun sekali untuk mengoreksi kalender.
Namun sistem kalender lainnya masih tidak selalu berhasil. Untuk memperbaiki kalender tersebut, Kaisar Romawi Julius Caesar menciptakan Tahun Kebingungan, ketika dia memutuskan bahwa tahun 46 SM akan menjadi 445 hari, bukan 365 hari.
• TERPOPULER Kumpulan Ucapan Tahun Baru 2025 Mengandung Makna Mendalam Penuh Harapan dan Doa
Dia kemudian membuat tahun dengan 365,25 hari-sedikit lebih panjang dari 365,2422 tahun matahari, yang menambahkan hari kabisat setiap tahun keempat.
Namun, sistem Romawi ini pun tidak terlalu tepat. Perbedaan kecil antara 365,25 dan 365,2422 membuat setiap tahun kalender menjadi lebih pendek sekitar 11 menit daripada kalender musiman, sehingga kalender tersebut menjadi kurang satu hari setiap 128 tahun.
| Mengenal Istana Kerajaan Sambas, Warisan Budaya Melayu yang Masih Berdiri Megah |
|
|---|
| Kumpulan 50 Soal Alquran Hadits Kelas 10 Kurikulum Merdeka untuk Persiapan Ujian |
|
|---|
| Latihan Soal UAS SKI Kelas 10 Kurikulum Merdeka Lengkap Pembahasan |
|
|---|
| Resep Sate Gebug Khas Malang, Olahan Daging Kurban Empuk dan Gurih |
|
|---|
| 5 Senjata Tradisional Kalimantan Barat dan Filosofi di Baliknya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Kalender-bulan-Februari-2025.jpg)