Banjir Merendam Rumah Warga Dusun Tebing Jaya Teluk Keramat

Banyak padi orang bertumbangan gara gara hujan sama angin kencang. Orang orang tidak bisa noreh karet

Penulis: Imam Maksum | Editor: Jamadin
Istimewa
Seorang warga berjalan di tengah banjir di halaman rumah di Dusun Tebing Jaya, Desa Pipit Teja, Teluk Keramat, Kabupaten Sambas, Kalbar, Sabtu 21 Desember 2024. 
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Bencana banjir melanda sejumlah rumah warga di Dusun Tebing Jaya, Desa Pipit Teja, Kecamatan Teluk Keramat, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, Sabtu 21 Desember 2024.
Ketinggian banjir mencapai betis orang dewasa. Di titik tertentu banjir yang masuk ke dalam rumah membuat aktivitas warga sulit.
Seperti yang diungkapkan Tulus (21), warga Dusun Tebing Jaya bilang banjir terjadi sudah hampir 10 hari merendam rumahnya.
"Banjir sudah masuk 10 hari, ketinggian mencapai betis, bahkan sudah masuk ke rumah," kata Tulus, Minggu 22 Desember 2024.
Tulus bercerita banjir yang melanda menyulitkan aktivitas warga setempat. Termasuk di rumahnya, yang baru satu pekan lahiran bayi kakaknya.
"Cukup menghambat aktivitas warga, di rumah ada bayi kakak saya baru beberapa hari lahir, jadi kasihan takut kenapa kenapa," katanya.
Selain itu, ungkap Tulus beberapa warga mengeluh tidak bisa menoreh karet karena banjir. Beberapa padi warga juga tumbang akibat banjir dan angin kencang.
"Apalagi ini sekarang musim panen padi. Banyak padi orang bertumbangan gara gara hujan sama angin kencang. Orang orang tidak bisa noreh karet," katanya.

 

Tulus harap banjir segera surut. Namun ia juga mengharapkan perhatian pemerintah desa setempat maupun pemerintah daerah.
"Kami harap diberikan perhatian pemerintah daerah, banjir yang sudah lebih 10 hari ini berdampak dan menyulitkan warga," ucapnya.

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved