Wanita Katolik RI DPD Kalbar Gelar Konferda IX Tahun 2024 di Pontianak
melalui seminar ini ada banyak peluang dan juga kesempatan untuk mulai mengubah pola pikir dan juga pola kerja serta melek digital
Penulis: Ferlianus Tedi Yahya | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Wanita Katolik Republik Indonesia menggelar Konferensi Daerah IX Dewan Pengurus Daerah Kalimantan Barat Tahun 2024, yang berlangsung di Hotel Kini Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu 14 Desember 2024.
Kegiatan ini juga dihadiri Pj Gubernur Kalimantan Barat, Harisson yang diwakilkan oleh Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik, Natalia Karyawati juga Uskup Agung Pontianak saat ini adalah Mgr. Agustinus Agus, O.P.
Ketua Pantia Konferda IX 2024, Mariana Oktavia Edith menjelaskan kegiatan ini selain untuk mengesahkan pertanggungjawaban DPD Kalbar 2019-2024, juga akan menetapkan dan mengesahkan program kerja wanita Katolik RI DPD Kalimantan Barat selaras dengan strategi dan program kerja nasional hasil Kongres ke-21 tahun 2023. Selain itu, juga akan menetapkan Pimpinan Wanita DPD RI Katolik Kalimantan Barat untuk masa bakti tahun 2024-2029.
"Semuanya ini bertujuan untuk menyatukan gerak langkah dan mampu berperan aktif dalam mewujudkan Indonesia Sejahtera yang berkeadilan," katanya dalam sambutan.
Konferensi Daerah IX Dewan Pengurus Daerah Kalimantan Barat Tahun 2024 mengangkat tema 'Peran Perempuan Mewujudkan Kesejahteraan Bersama Dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia' melalui pemberdayaan perempuan dalam mewujudkan kesejahteraan di Provinsi Kalimantan Barat.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Presidium DPP, Elly Kusumawati Handoko juga menyampaikan kata sambutannya, dimana ia mengucapkan ucapan terimakasihnya kepada pemerintah daerah dan pejabat-pejabatnya karena telah mendukung serta telah menjadi anggota Wanita Katolik RI Kalbar.
"Tentu peran kita ingin mewujudkan kesejahteraan bersama dalam negara kesatuan Republik Indonesia, salah satu cara yang paling konkret adalah perlu mengembangkan program pendampingan ke arah usaha kecil yang telah tumbuh untuk terus berkembang dan semakin memotivasi memberikan pelatihan-pelatihan dengan inovasi baru bagi usaha yang sudah berkembang baik," katanya.
Baca juga: Polresta Pontianak Tingkatkan Pengamanan Gudang Logistik KPU Pasca Rekapitulasi Pilkada 2024
Lebih lanjut dijelaskannya, melalui seminar ini ada banyak peluang dan juga kesempatan untuk mulai mengubah pola pikir dan juga pola kerja serta melek digital agar selaras dengan program-program pemerintah untuk transformasi.
Juga mengembangkan kerjasama dan dijaring dengan berbagai pihak untuk mewujudkan kesejahteraan akan lebih mudah terwujud.
"Dalam mempersiapkan program kerja, kita harus tahu bahwa melalui kegiatan ini, tugas dan kewajiban kita adalah memilih dan menetapkan pimpinan tertinggi dan akan menetapkan 3 orang sebagai pimpinan untuk 5 tahun masa bakti berikutnya. Semoga bisa membawa mandat untuk melaksanakan dengan baik," ungkapnya.
Diakhir sambutan tersebut, ia juga membuka secara resmi kegiatan Konferensi Daerah IX Dewan Pengurus Daerah Kalimantan Barat Tahun 2024 dengan pemukulan gong.
Pj Gubernur Kalimantan Barat, Harisson yang diwakilkan oleh Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik, Natalia Karyawati juga berharap agar kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dan lancar serta dapat memberikan masukan yang baik untuk memajukan Kalimantan Barat.
"Kepada DPD Kalbar diharapkan dapat mewujudkan persatuan dan kesatuan. Teruslah menjadi organisasi yang sehat dan mampu bersaing secara positif juga berperan aktif dalam membantu Pemerintah Daerah untuk membangun Kalbar," pungkasnya. (*)
- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!
| Operasi Pekat Kapuas 2026 di Mempawah Ungkap 14 Kasus, Premanisme hingga Narkoba Jadi Prioritas |
|
|---|
| Angka Stunting di Kota Singkawang Capai 21,9 Persen Sesuai Data SSGI 2024 |
|
|---|
| Sekda Kota Singkawang Hadiri FGD Rencana Sekolah Nasional Terintegrasi, Usulkan Tiga Sekolah |
|
|---|
| Cakupan Pengukuran Balita di Kota Singkawang Sebesar 39,99 Persen |
|
|---|
| Tekan Resiko Stunting, Dinkes dan KB Singkawang Imbau Masyarakat Rutin Lakukan Pengukuran Balita |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Konferensi-141224-kalbarssss.jpg)