FOMDA Kalbar Dorong Peningkatan IPM Lewat Ekonomi Berbasis Potensi Lokal
Selepas kegiatan ini, FOMDA Kalbar berencana turun langsung ke kabupaten-kabupaten untuk melakukan pengkajian, pemetaan persoalan
Penulis: Ayu Nadila | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ringkasan Berita:
- Koordinator Pusat FOMDA Kalbar, Syarif Falmu, menegaskan bahwa persoalan IPM tidak bisa hanya dilihat dari angka statistik semata, melainkan harus berangkat dari kondisi nyata masyarakat.
- Sejumlah narasumber turut hadir dalam dialog tersebut, di antaranya pengusaha Kalimantan Barat Sugioto Rico, Tenaga Ahli Menteri UMKM RI Ajie Kurniawan, serta Ketua Kamar Dagang dan Industri Kayong Utara Bung Tomo. Diskusi dipandu oleh Bedrus Sholeh.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Federasi Organisasi Mahasiswa Daerah Kalimantan Barat (FOMDA Kalbar) menggelar dialog publik bertema "Optimalisasi Peningkatan Indeks Pembangunan Manusia Melalui Penguatan Sektor Ekonomi Berbasis Potensi Lokal di Kalimantan Barat".Kegiatan yang terbuka untuk umum ini menghadirkan akademisi, pelaku usaha, hingga organisasi kepemudaan, Rabu 13 Mei 2026.
Dialog ini membahas berbagai tantangan pembangunan manusia di Kalimantan Barat sekaligus merumuskan strategi penguatan ekonomi berbasis potensi lokal sebagai upaya meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
Koordinator Pusat FOMDA Kalbar, Syarif Falmu, menegaskan bahwa persoalan IPM tidak bisa hanya dilihat dari angka statistik semata, melainkan harus berangkat dari kondisi nyata masyarakat.
"Kita tidak ingin pembangunan hanya ramai di atas data, tetapi masyarakat di daerah masih kesulitan mendapatkan akses pendidikan, pekerjaan, dan peningkatan kualitas hidup. Mahasiswa harus hadir membawa gagasan sekaligus gerakan nyata," ujarnya saat di Rumangsa Kopi.
Sejumlah narasumber turut hadir dalam dialog tersebut, di antaranya pengusaha Kalimantan Barat Sugioto Rico, Tenaga Ahli Menteri UMKM RI Ajie Kurniawan, serta Ketua Kamar Dagang dan Industri Kayong Utara Bung Tomo. Diskusi dipandu oleh Bedrus Sholeh.
Dalam forum diskusi, para narasumber menyoroti ketimpangan pembangunan antarwilayah di Kalimantan Barat, belum optimalnya pengelolaan potensi lokal, hingga tantangan kualitas sumber daya manusia yang masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi daerah.
• Gandeng PMI, Indomaret Cabang Pontianak Tumbuhkan Budaya Peduli dan Berbagi Pada Sesama
FOMDA Kalbar menegaskan bahwa dialog publik ini bukan sekadar kegiatan seremonial. Forum ini menjadi langkah awal dari gerakan berkelanjutan yang akan dilakukan untuk mendorong peningkatan IPM secara nyata di berbagai daerah di Kalimantan Barat.
Selepas kegiatan ini, FOMDA Kalbar berencana turun langsung ke kabupaten-kabupaten untuk melakukan pengkajian, pemetaan persoalan, serta menjalankan program yang telah disiapkan.
"Kami ingin memastikan gerakan ini tidak berhenti di ruang diskusi. Setelah ini, FOMDA Kalbar akan turun langsung ke kabupaten-kabupaten untuk melakukan pengkajian dan menjalankan program yang memang dibutuhkan masyarakat dalam mendorong peningkatan IPM Kalbar," tambah Syarif Falmu.
Langkah tersebut mendapat respons positif dari peserta. Sejumlah mahasiswa menilai pendekatan berbasis riset lapangan dan keterlibatan langsung masyarakat menjadi kunci agar pembangunan manusia di Kalimantan Barat tidak berhenti pada tataran wacana.
Melalui kegiatan ini, FOMDA Kalbar berharap dapat memperkuat kolaborasi antara mahasiswa, masyarakat, pelaku usaha, dan pemerintah dalam menciptakan pembangunan yang inklusif, merata, serta berorientasi pada peningkatan kualitas manusia di Kalimantan Barat. (*)
- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!
| Ketua TP PKK Kota Singkawang Soroti Tantangan Penanganan Stunting |
|
|---|
| Gandeng PMI, Indomaret Cabang Pontianak Tumbuhkan Budaya Peduli dan Berbagi Pada Sesama |
|
|---|
| Perkuat Fiskal Daerah, Wali Kota Pontianak Dorong Perubahan UU HKPD |
|
|---|
| Pemkab Mempawah Resmi Luncurkan SPMB 2026/2027, Bupati Tegaskan Tak Ada Titip-Menitip dan Pungli |
|
|---|
| Waspada Penipuan Mengatasnamakan PT Taspen ! |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/FOMDA-Kalbar-43tdfvcx.jpg)