Pemkab Mempawah Gelar Bimtek Penataan Lembaga Kemasyarakatan Desa

"Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas LKD dalam menjalankan fungsinya sebagai mitra pemerintah dalam pembangunan desa," ungkapn

Penulis: Ramadhan | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/PROKOPIM MEMPAWAH
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mempawah melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (Dinsos PPPAPMPD) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penataan Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD), di Aula Balairung Setia Kantor Bupati Mempawah Tahun, Selasa 3 Desember 2024. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mempawah melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (Dinsos PPPAPMPD) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penataan Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD) di Kabupaten Mempawah 2024.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Penjabat (Pj) Bupati Mempawah, Ismail di Balairung Setia Kantor Bupati Mempawah, Selasa 3 Desember 2024.

Dalam arahannya, Pj Bupati mengatakan bahwa desa merupakan ujung tombak pembangunan nasional. oleh karena itu, peran Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD) menjadi sangat penting dalam mendukung pembangunan di tingkat desa.

Dikatakannya bahwa, Pemerintah Kabupaten Mempawah memiliki kewajiban untuk melakukan pembinaan dan pemberdayaan Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD) sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

"Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas LKD dalam menjalankan fungsinya sebagai mitra pemerintah dalam pembangunan desa," ungkapnya.

Pasang Air Laut Meluap, Sudah Empat Hari Kawasan Pasar Mempawah Terendam Banjir

Lebih dari itu, Ismail juga menyampaikan, pemerintah daerah juga mendorong agar kepala desa melibatkan Lembaga Kemasyarakatan Desa dalam proses pembangunan desa.

"Keterlibatan Lembaga Kemasyarakatan Desa sangatlah penting untuk memastikan bahwa pembangunan desa dapat menyentuh semua lapisan masyarakat," ujarnya.

Selain itu, Ismail juga mengatakan dalam rangka mewujudkan SDGs desa ke empat, yaitu pendidikan desa yang berkualitas dengan indikator angka melek latin dan non latin pada penduduk usia di atas 15 tahun mencapai 100 persen dan tersedia nya taman bacaan masyarakat atau perpustakaan desa, dimana perpustakaan desa dapat dijadikan salah satu lembaga kemasyarakatan desa.

Serta peningkatan peran karang taruna desa dalam meningkatkan peran aktif generasi muda dalam pembangunan masyarakat.

“Saya berharap kegiatan ini dapat menjadi wadah yang tepat untuk bertukar informasi, ide, dan gagasan dalam rangka meningkatkan peran LKD sebagai mitra pemerintah desa dalam mengatasi permasalahan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di desa yang ada di Kabupaten Mempawah," harapnya. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved