Ragam Contoh

Doa dalam Islam untuk Terhindar dari Kesulitan dan Rasa Malas Agar Mencapai Produktivitas yang Baik

Rasa malas juga bisa dipengaruhi oleh godaan setan dan dari dalam diri sendiri. Oleh karena itu, Islam mengajarkan umatnya untuk berdoa agar terhindar

Tayang:
Instagram
Salah satu doa yang diajarkan oleh Rasulullah SAW dalam menghadapi rasa malas dan kekurangan semangat, sebagaimana diriwayatkan oleh Anas bin Malik, adalah sebagai berikut: 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID- Dalam agama Islam, setiap pemeluknya diajarkan untuk senantiasa produktif dan menghindari rasa malas.

Rasa malas dianggap sebagai hambatan besar dalam meraih pencapaian hidup, baik dunia maupun akhirat. 

Islam mengajarkan umatnya untuk selalu menjaga semangat, karena setiap nikmat yang diberikan Allah, termasuk waktu luang dan kesehatan, bisa disalahgunakan jika tidak dimanfaatkan dengan baik.

Sebagaimana dalam hadis Bukhari, Rasulullah SAW mengingatkan tentang dua nikmat yang sering kali dilalaikan oleh banyak orang: “Dua nikmat yang banyak manusia tertipu di dalam keduanya, yaitu nikmat sehat dan waktu luang.” (HR. Bukhari).

Hal ini menunjukkan pentingnya menjaga kesehatan dan memanfaatkan waktu luang untuk kegiatan yang produktif.

Rasa malas juga bisa dipengaruhi oleh godaan setan dan dari dalam diri sendiri. Oleh karena itu, Islam mengajarkan umatnya untuk berdoa agar terhindar dari rasa malas.

Salah satu doa yang diajarkan oleh Rasulullah SAW dalam hal ini adalah doa untuk berlindung dari kelemahan dan rasa malas, yang sering kali menjadi penghalang dalam beraktivitas.

Contoh Doa Nabi Yusuf AS: Kekuatan Doa dalam Menghadapi Ujian dan Kesulitan Hidup

Doa untuk Menghindari Rasa Malas

Salah satu doa yang diajarkan oleh Rasulullah SAW dalam menghadapi rasa malas dan kekurangan semangat, sebagaimana diriwayatkan oleh Anas bin Malik, adalah sebagai berikut:

اَللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَالْجُبْنِ وَالْهَرَمِ وَالْبُخْلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ

Allaahumma innii a’uudzu bika minal ‘ajzi, wal kasali, wal jubni, wal harami, wal bukhli, wa a’uudzu bika min ‘adzaabil qobri, wa min fitnatil mahyaa wal mamaati.

Artinya: "Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan, rasa malas, pengecut/rasa takut, pikun/kejelekan di waktu tua, dan sifat kikir.

Dan aku juga berlindung kepada-Mu dari siksa kubur serta fitnah/bencana kehidupan dan kematian." (HR. Bukhari no. 6367 dan Muslim no. 2706).

Doa ini menunjukkan bahwa malas dan rasa takut bisa menghalangi seseorang dalam mencapai tujuannya, baik dalam urusan duniawi maupun keagamaan.

Dengan berdoa, seseorang memohon perlindungan kepada Allah dari sifat-sifat yang bisa merugikan dirinya, seperti malas dan kikir.

Doa Memohon Ditempatkan di Lingkungan Kerja yang Baik, Amalkan Doa Ini Sebelum Ambil Keputusan

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved