Ragam Contoh

Contoh Ucapan Sungkem Bahasa Jawa dan Bahasa Indonesia, untuk Momen Lebaran Idul Fitri

Tidak hanya sungkem di hari raya, tradisi ini juga dilakukan saat pernikahan di mana kedua mempelai akan bersimpuh di hadapan orang tua.

NARINDER NANU / AFP
 Tradisi sungkem kepada orang yang lebih tua saat Hari Raya Idulfitri hingga kini masih dilakukan, khususnya di Jawa. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID- Apakah kamu tetap melakukan sungkeman saat lebaran?

Sungkeman merupakan suatu tradisi yang biasanya banyak dilakukan oleh masyarakat di Indonesia. 

 Tradisi sungkem kepada orang yang lebih tua saat Hari Raya Idulfitri hingga kini masih dilakukan, khususnya di Jawa.

Sungkem berasal dari bahasa jawa yang sudah masuk ke dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) yang artinya sujud, tanda bakti dan hormat.

Tidak hanya sungkem di hari raya, tradisi ini juga dilakukan saat pernikahan di mana kedua mempelai akan bersimpuh di hadapan orang tua.

Dengan kata lain, tradisi ini dilakukan sebagai tanda bakti. Dalam konteks Idulfitri maka juga bisa artikan sebagai ekspresi meminta maaf dan ampunan kepada yang lebih tua.

Tradisi sungkem inilah yang membuat mudik terasa lebih bermakna karena selain untuk menemui orangtua, mereka juga ingin meminta maaf.

Biasanya, ucapan sungkem dilakukan dengan bahasa Jawa, namun ada pula yang mengucapkannya dengan bahasa Indonesia.

3 Tema dan Contoh Pidato Persuasif, Pendidikan Karakter , Narkoba dan Bahaya Merokok

Ucapan Sungkem Bahasa Indonesia

1. Bapak/Ibu, saya minta maaf apabila selama ini masih banyak kesalahan dan belum bisa menjadi anak yang sepenuhnya berbakti. Semoga di Hari Raya Idulfitri ini kita semua diberi keberkahan dan mendapat ampunan.

2. Selamat Hari Raya Idulfitri Bapak/Ibu. Mohon dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya atas dosa-dosa saya yang lampau. 

3. Di hari yang fitri ini, saya dengan segenap kerendahan hati meminta maaf atas segala keluputan, kesalahan baik yang disengaja maupun tidak disengaja. Selamat hari lebaran untuk Bapak/Ibu.        

4. Minal aidzin wal faidzin. Mohon maaf lahir dan batin Bapak/Ibu. Saya pribadi tak luput dari salah dan prasangka. Di Hari Raya Idulfitri ini, izinkan saya untuk meminta ampunan kepada Bapak/Ibu.

5. Bapak/Ibu, mohon dimaafkan segala kesalahan dan kealpaan saya selama ini. Saya masih banyak kekurangan dan belum sepenuhnya membahagiakan Bapak/Ibu. 

Contoh Susunan Upacara Hari Ibu 2024 di Lapangan dan Dalam gedung, Lengkap Teks Amanat Upacara

Ucapan Sungkem Bahasa Jawa

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved