Masuk hari Ketujuh, Operasi SAR Hentikan Pencarian 2 Nelayan Pemangkat 

Operasi SAR hari ketujuh kecelakaan kapal, kapal nelayan tenggelam di perairan pulau kalang bau Kecamatan Jawai Selatan, Kabupaten Sambas

Penulis: Imam Maksum | Editor: Jamadin
Dokumentasi Pos SAR Sintete
Tim SAR Gabungan melakukan operasi pencarian korban dua nelayan Pemangkat, Kabupaten Sambas, yang dinyatakan hilang. Operasi dilakukan hingga hari ketujuh namun 2 korban tak kunjung ditemukan. Operasi SAR dinyatakan ditutup, Sabtu 26 Oktober 2024 sore. 
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS -- Dua nelayan Pemangkat, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, masih belum berhasil ditemukan Tim SAR Gabungan hingga hari ketujuh pencarian, Minggu 27 Oktober 2024.
Operasi SAR pencarian korban resmi dihentikan. Namun pemantauan terus dilakukan di sekitar area kecelakaan kapal, bila terdapat laporan tanda-tanda tim SAR akan melakukan evakuasi.
"Ditutup dan dilanjutkan pemantauan," kata Komandan Pos SAR Sintete Zulhijah pada Minggu 27 Oktober 2024.
Zulhijah mengatakan, apabila terdapat laporan terkait penemuan korban Tim SAR akan sigap mengevakuasi korban.

Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian Tiga Warga Tenggelam di Sungai Kapuas

"Apabila ada laporan penemuan atau tanda-tanda korban ditemukan, kita akan siap evakuasi," ujarnya.
Lebih lanjut, Zulhijah menuturkan operasi SAR hari ketujuh pencarian dua nelayan hilang kecelakaan kapal dilakukan pada Sabtu 26 Oktober 2024.
"Operasi SAR hari ketujuh kecelakaan kapal, kapal nelayan tenggelam di perairan pulau kalang bau Kecamatan Jawai Selatan, Kabupaten Sambas," tambahnya.
Dia menjelaskan, korban 2 orang masih dinyatakan hilang bernama Idang dan Bimo.
"Perkembangan operasi SAR hari ketujuh. Jam 06:00 WIB, Tim SAR Gabungan melaksanakan operasi SAR dengan metode penyisiran permukaan seluas 71 NM⊃2;," katanya.
Dia bilang pukul 14.30 WIB dilaksanakan evaluasi dan koordinasi dengan pihak keluarga dan seluruh unsur yang terlibat.
"Bahwa Operasi SAR telah memasuki hari ketujuh dan tidak ditemukan adanya tanda-tanda korban," katanya.
Dia menegaskan, operasi SAR dinyatakan selesai dan jika di kemudian hari ditemukan adanya tanda-tanda korban maka Operasi SAR dapat dibuka kembali.
"SMC mengusulkan untuk penutupan operasi SAR, seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing," ungkapnya

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved