Subendi Apresiasi BNPP Tingkatkan SDM Pelaku Usaha Mikro Sektor Ekonomi Kreatif di Sintang

Subendi menyebut pemda sudah banyak membantu masyarakat perbatasan. Mulai dari pembangunan infrastruktur, ekonomi dan pertanian.

Penulis: Agus Pujianto | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Agus Pujianto
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Sintang, Subendi membuka kegiatan Peningkatan Kapasitas SDM melalui Pelatihan Bagi Pelaku Usaha Mikro Sektor Ekonomi Kreatif di Balai Ruai, Komplek Pendopo Bupati Sintang, Rabu 23 Oktober 2024 pagi. Kegiatan ini diinisiasi oleh Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI bidang Potensi Kawasan Perbatasan Darat bekerjasama dengan Dinas Perindustrian, Perdagangan  Koperasi dan UKM Kabupaten Sintang. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Sintang, Subendi membuka kegiatan Peningkatan Kapasitas SDM melalui Pelatihan Bagi Pelaku Usaha Mikro Sektor Ekonomi Kreatif di Balai Ruai, Komplek Pendopo Bupati Sintang, Rabu 23 Oktober 2024 pagi.

Kegiatan ini diinisiasi oleh Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI bidang Potensi Kawasan Perbatasan Darat bekerjasama dengan Dinas Perindustrian, Perdagangan  Koperasi dan UKM Kabupaten Sintang.

Kegiatan ini digelar selama 2 hari mendatangkan langsung narasumber dari luar Kalbar.

"Atas nama pemda kami berterima kasih atas kegiatan ini. Kami menganggap kegiatan ini sangat penting terutama untuk teman -teman daerah perbatasan sebenarnya," kata Subendi.

Subendi mengungkapkan, pertumbuhan ekonomi ditopang oleh 3 sektor di Kabupaten Sintang.

Baca juga: Kelanjutan Pembangunan Jembatan Ketungau 2 Sintang Tunggu Hasil Kajian Teknis Untan

"Kalau kita lihat Sintang ini ada 3 kategori ekonomi sangat dominan. Ada kontribusi pertanian 22,96 persen. Sangat dominasi ekonomi sintang. Kedua sektor perdagangan 16,21. Konstruksi 15,23 persen. Perannya ketiga sektor ini 54,40 persen. Ini bagian dari potensi termasuk di daerah perbatasan. Kalau sektor pertanian dan perkebunan kita dominannya kebun sawit, karet dan pertanian jenis lainnya. Ini potensi yang harus dikembangkan," ungkap Subendi.

Menurut Subendi, salah satu sektor yang harus dikembangkan adalah kegiatan UMKM.

"Kita di Sintang ada 5000 UMKM yang harus kita kembangkan. Jadi, ini bagian dari perioritas kita untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Jadi dengan potensi seperti ini saya kira perlu kolaborasi. Kemudian peran serta tekan teman dari pusat untuk melakukan kegiatan pelatihan ini," beber Subendi.

Subendi menyebut pemda sudah banyak membantu masyarakat perbatasan. Mulai dari pembangunan infrastruktur, ekonomi dan pertanian.

"Memang sektor UMKM di sana sangat minim. Banyak di kota Sintang. Kami juga pernah melakukan pelatihan sektor pertanian bantuan bibit segala macam, perikanan di sana cukup berpotensi. Kegiatan ini bagian dari pemerintah memacu meningkatkan ekonomi kecil di tengah masyarakat," kata Subendi. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved