Kelanjutan Pembangunan Jembatan Ketungau 2 Sintang Tunggu Hasil Kajian Teknis Untan

Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kalbar mulai memeriksa kasus ini sejak Oktober 2021. Enam orang ditetapkan sebagai tersangka.

Penulis: Agus Pujianto | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/AGUS PUJIANTO
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sintang, Mursalin, Rabu 23 Oktober 2024. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Kelanjutan pembangunan Jembatan Ketungau 2 di Kecamatan Ketungau Tengah, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat masih menunggu hasil kajian teknis.

Hasil kajian teknis saat ini masih belum keluar. Sehingga, alokasi anggaran hingga pekerjaan dipending sampai waktu yang belum ditentukan.

"Untuk jembatan ketungau 2 karena memang lagi ada kajian teknis. Kita minta tolong untan untuk melakukan kajian," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sintang, Mursalin, Rabu 23 Oktober 2024.

Proyek Jembatan Ketungau II berlangsung pada periode 2017-2018. Pekerjaan tidak dilanjutkan karena tersangkut perkara korupsi.

Kapolres Sintang Pimpin Patroli Perairan Sungai Melawi dan Sungai Kapuas

Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kalbar mulai memeriksa kasus ini sejak Oktober 2021. Enam orang ditetapkan sebagai tersangka.

Menurut Mursalin, hasil kajian teknis itu nantinya bersifat rekomendasi.

"Jadi kita belum dapat rekomendasi apakah jembatan itu layak untuk dilanjutkan lagi dengan konstruksi yang ada atau kita ulang lagi. Jadi menunggu hasil kajian teknis yang dibuat oleh Untan," ujar Mursalin.

Pemerintah Kabupaten Sintang pernah mengalokasikan anggaran untuk kelanjutan pembangunan Jembatan Ketungau II. Anggaran itu terpaksa dipending dan menjadi SILPA

"Jadi untuk tahun ini  segala macam kegiatan termasuk alokasi anggaran dipending. Anggarannya kalau dipending berarti tidak dimanfaatkan dulu, kita disarankan oleh kementrian untuk mengusulkan ke kegiatan lain. Tapi kita belum lakukan. Jadi anggarannya menjadi silpa. Total silpa untuk jembatan itu kann ada perbaikan struktur 3 miliar," ungkap Mursalin.

Oleh sebab itu, saat ini Pemkab Sintang masih menunggu hasil kajian teknis untuk melanjutkan proyek pembangunan Jembatan Ketungau 2.

"Kalau misalkan dibangun ulang rugi ya pasti. Kalau dibangun ulang otomatis konstruksi yang sudah ada ndak dipakai. Tapi kalau rekomendaisnya ada perbaikan struktur berarti ada yang direhab. Kalau untuk lahan sepanjang yang saya tahu ndak ada masalah," jelas Mursalin. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved