Renungan Harian

Teks Misa Katolik Minggu 6 Oktober 2024 Lengkap Renungan Katolik dan Bacaan Injil Hari Ini

Pada misa katolik hari ini merupakan perayaan ekaristi hari Minggu Biasa XXVII/ B. Bacaan pertama diambil dari kitab Kej 2:18-24.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID
Lihat teks misa Katolik Minggu 6 Oktober 2024. Pada misa katolik hari ini merupakan perayaan ekaristi hari Minggu Biasa XXVII/ B. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Lihat teks misa Katolik Minggu 6 Oktober 2024.

Pada misa katolik hari ini merupakan perayaan ekaristi hari Minggu Biasa XXVII/ B.

Bacaan pertama diambil dari kitab Kej 2:18-24.

Bacaan kedua diambil dari Ibr 2:9-11.

Lalu bacaan injil diambil dari Mrk 10:2-16.

Sementara Renungan Katolik Minggu 6 Oktober 2024 bisa kamu baca di sini.

Berikut ini teks misa katolik disadur dari parokikotabaru.org.

[Cek Berita dan informasi Renungan Harian klik di Sini]

Teks Misa Katolik

MEWUJUDKAN KEHENDAK ALLAH DALAM KELUARGA

PRA PEMBUKA

Ujud Doa dan Pengumuman

RITUS PEMBUKA

Pembuka [Berdiri]

Mari Memuliakan Tuhan [KEK 114]

Aku hendak memuji Tuhan, setiap waktu dalam hidupku Puji syukur yang kunyanyikan untuk memuliakan nama Tuhan.

Karena Tuhan jiwaku bermegah, karena Tuhan mulutku bermadah Sukacita dan damai dunia karena Tuhan Allah kita.

Refr: Mari memuliakan Tuhan, mari memuliakan Tuhan dengan hati yang gembira

Mari memuliakan Tuhan, mari memuliakan Tuhan bersama dalam sukacita.

Tanda Salib dan Salam [Berdiri]

I : Dalam nama [†] Bapa dan Putra dan Roh Kudus.
U: Amin
I : Semoga rahmat Tuhan kita Yesus Kristus, cinta kasih Allah, dan persekutuan Roh Kudus bersamamu.
U: Dan bersama rohmu.
 
Pengantar [Berdiri]

Tobat – Tuhan Kasihanilah [Berdiri] 

I : Tuhan Yesus Kristus, Engkau menaruh cinta kasih kepada Gereja dengan kasih setia dan mengorbankan diri untuk keselamatannya.
Tuhan, kasihanilah kami.
U: Tuhan, kasihanilah kami.
I : Engkau memberikan anugerah khusus kepada suami istri, yang mendasarkan perkawinan mereka atas iman kepada-Mu. Kristus, kasihanilah kami.
U:  Kristus, kasihanilah kami.
I : Engkau menguduskan perkawinan kristiani menjadi sakramen, ialah tanda kehadiran-Mu yang menyelamatkan.
Tuhan, kasihanilah kami.
U: Tuhan, kasihanilah kami.
I : Semoga Allah yang Mahakuasa [†] mengasihani kita, mengampuni dosa kita, dan mengantar kita kepada hidup yang kekal. Amin.

Kemuliaan

Kemuliaan [MB 200 – Misa Senja]

Doa Kolekta

I :  Marilah kita berdoa,
Allah Bapa yang Mahakasih, Engkau telah menciptakan manusia dan alam semesta dengan cinta kasih-Mu.
I-U: Semoga berdasarkan cinta kasih-Mu pula, kami semakin didayai untuk mengasihi Engkau dalam diri keluarga dan sesama kami, agar melalui sabda-Mu pula kami dapat mewujudkan apa yang menjadi kehendak-Mu.
I : Dengan pengantaraan Yesus Kristus, Putra-Mu, Tuhan kami, yang Hidup dan Berkuasa, bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah sepanjang segala masa.
U:  Amin.

LITURGI SABDA

Bacaan I [Duduk]

L:  Pembacaan dari Kitab Kejadian [Kej 2:18-24] 

Mazmur Tanggapan [Duduk]

Tuhan Memberkati [MTA no. 846 ( 1,2 )]
 
Bacaan II [Duduk]

Bait Pengantar Injiln [Berdiri]

Alleluya [MTA no. 957]

Jika kita saling mengasihi, Allah tetap di dalam kita, dan kasih-Nya sempurna di dalam kita.
Bacaan Injil [Berdiri]

I : Tuhan bersamamu.
U: Dan bersama rohmu.
I : Inilah Injil Suci menurut Markus [Mrk 10:2-16]
U: Dimuliakanlah Tuhan.
 
I : Sekali peristiwa, datanglah orang-orang Farisi hendak mencobai Yesus. 

Mereka bertanya kepada-Nya, "Bolehkah seorang suami menceraikan isterinya?" 

Tetapi Yesus menjawab kepada mereka, "Apa perintah Musa kepadamu?" 

Jawab mereka, "Musa memberi izin untuk menceraikan isterinya dengan membuat surat cerai." 

Lalu Yesus berkata kepada mereka, "Karena ketegaran hatimulah Musa menulis perintah ini untukmu. 

Sebab pada awal dunia, Allah menjadikan manusia laki-laki dan perempuan; karena itu laki-laki akan meninggalkan ayah dan ibunya, dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya itu menjadi satu daging. 

Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu. 

Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, janganlah diceraikan manusia.

" Setelah tiba di rumah, para murid bertanya pula tentang hal itu kepada Yesus. 

Lalu Yesus berkata kepada mereka, "Barangsiapa menceraikan isterinya lalu kawin dengan perempuan lain, ia hidup dalam perzinahan terhadap isterinya itu. 

Dan jika si isteri menceraikan suaminya lalu kawin dengan laki-laki lain, ia berbuat zinah." 

Lalu orang membawa anak-anak kecil kepada Yesus, supaya Ia menjamah mereka. 

Tetapi murid-murid-Nya memarahi orang-orang itu. 

Melihat itu, Yesus marah dan berkata kepada mereka, "Biarkan anak-anak itu datang kepada-Ku! 

Jangan menghalang-halangi mereka! Sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Allah. 

Aku berkata kepadamu: Sungguh, barangsiapa tidak menerima Kerajaan Allah seperti seorang anak kecil, ia tidak akan masuk ke dalamnya."
 
Kemudian Yesus memeluk anak-anak itu, meletakkan tangan- Nya ke atas mereka dan memberkati mereka.

I : Demikianlah Sabda Tuhan.

U: Terpujilah Kristus.

Homili [Duduk]

Doa Iman: Aku Percaya

Doa Umat [Berdiri]

[Berdiri]

I : Kita telah dipersatukan oleh Kristus di dalam iman, pengharapan dan kasih. 

Marilah kita berdoa kepada Allah Bapa agar iman kita diteguhkan, pengharapan dan kasih kita dikobarkan:

L:  Bagi Gereja di seluruh dunia.
Ya Bapa, kami mohon agar Engkau memberkati dan memelihara Gereja-Mu. Semoga Gereja menjadi tanda kehadiran-Mu yang hidup di tengah dunia, serta mampu menyampaikan kasih dan keselamatan-Mu kepada semua orang. Kami mohon.
I-U: Kabulkanlah doa kami ya Tuhan.

L:  Bagi Bulan Rosario
Ya Bapa, dalam bulan Rosario yang penuh rahmat ini, kami hendak memperdalam doa melalui perantaraan Bunda Maria. Semoga melalui devosi Rosario, kami umat-Mu semakin dekat dengan Kristus, meneladani kerendahan hati dan kesetiaan Bunda Maria, serta memperoleh kekuatan dalam menghadapi setiap rintangan hidup. Kami mohon.
I-U: Kabulkanlah doa kami ya Tuhan.
 
L:  Bagi para pemimpin bangsa.
Ya Bapa, bimbinglah para pemimpin dunia agar mereka selalu mengusahakan keadilan, perdamaian, dan kesejahteraan bagi semua orang. Jauhkanlah mereka dari keserakahan dan egoisme, agar mereka setia melayani sesama berdasarkan cinta kasih. Kami mohon.
I-U: Kabulkanlah doa kami ya Tuhan.

L:  Bagi mereka yang menderita.
Ya Bapa, kami berdoa bagi saudara-saudari kami yang sedang menderita, baik karena sakit, kemiskinan, maupun ketidakadilan. Berikanlah kekuatan dan penghiburan kepada mereka, serta jadikanlah kami saluran berkat-Mu untuk membantu mereka. Kami mohon.
I-U: Kabulkanlah doa kami ya Tuhan.

L:  Bagi anak-anak.
Ya Bapa kami bersyukur atas kehadiran anak-anak, dalam keluarga kami. Semoga mereka tumbuh dalam iman, penuh sukacita, dan senantiasa berada di bawah naungan kasih-Mu. Kiranya Engkau membimbing mereka untuk menjadi pribadi yang bijaksana, penuh kasih, dan selalu dekat dengan-Mu dalam setiap langkah hidup mereka. Kami mohon.
I-U: Kabulkanlah doa kami ya Tuhan.

… hening sejenak …

I : Ya Allah terimalah, dengarkanlah dan kabulkanlah harapan serta kerinduan kami ini, yang kami sampaikan dengan pengantaran Kristus Tuhan kami.
U:  Amin.

Kolekte [Duduk]
 
LITURGI EKARISTI

Persembahan Cinta [KEK 130]

Persiapan Persembahan [Berdiri] 

I : Berdoalah, Saudara-Saudari, supaya persembahanku dan persembahanmu berkenan pada Allah, Bapa yang Mahakuasa.
U: Semoga persembahan ini diterima demi kemuliaan Tuhan dan keselamatan kita serta seluruh umat Allah yang kudus.

Doa Atas Persembahan [Berdiri] 

I : Ya Allah, terimalah persembahan roti dan anggur yang kami unjukkan kepada-Mu sebagai ungkapan syukur atas kasih-Mu
kepada kami.
I-U: Semoga dengan teladan-Mu kami semakin mampu mempersembahkan hati kami untuk mencintai sesama dengan total dan tidak bersyarat.
I :  Sebab Dialah Tuhan, Pengantara kami.
U:  Amin.

… dibunyikan gong …
 
Doa Syukur Agung II [Prefasi IV]

I : Tuhan bersamamu.
U: Dan bersama rohmu.
I : Marilah mengarahkan hati kepada Tuhan.
U: Sudah kami arahkan.
I : Marilah bersyukur kepada Tuhan Allah kita.
U: Sudah layak dan sepantasnya.
I : Sungguh pantas dan benar, layak dan menyelamatkan, bahwa kami selalu dan di mana pun bersyukur kepada-Mu, Tuhan, Bapa yang Kudus, Allah yang Mahakuasa dan Kekal, dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami. 

Sebab dengan kelahiran- Nya, Dia membarui manusia yang lama; dengan penderitaan- Nya, Dia menghapus dosa kami; dengan bangkit dari antara orang mati, Dia membuka jalan menuju hidup yang kekal; dan dengan naik ke hadirat-Mu, Bapa, Dia membuka palang pintu Surga. 

Sebab itu, bersama rombongan Malaikat dan para Kudus, kami menyanyikan madah pujian bagi-Mu dengan tak henti-hentinya bernyanyi:

 Kudus [MB 256 – Misa Senja]
 
[Duduk]

I : Sungguh kuduslah Engkau, Tuhan, sumber segala kekudusan. 

Maka kami mohon: kuduskanlah persembahan ini dengan pencurahan Roh-Mu, agar bagi kami menjadi Tubuh dan [†] Darah Tuhan kami, Yesus Kristus.

Ketika Dia diserahkan untuk menanggung sengsara dengan rela, Dia mengambil roti, dan sambil mengucap syukur, Dia memecah-mecahkan lalu memberikannya kepada murid- murid-Nya, seraya berkata:

TERIMALAH DAN MAKANLAH, KAMU SEMUA: INILAH TUBUH-KU, YANG DISERAHKAN BAGIMU.

Demikian pula, sesudah perjamuan, Dia mengambil piala, sekali lagi Dia mengucap syukur kepada-Mu, memberikan- nya kepada murid-murid-Nya seraya berkata:

TERIMALAH DAN MINUMLAH, KAMU SEMUA: INILAH PIALA DARAH-KU,
DARAH PERJANJIAN BARU DAN KEKAL, YANG DITUMPAHKAN BAGIMU DAN BAGI SEMUA ORANG DEMI PENGAMPUNAN DOSA. LAKUKANLAH INI SEBAGAI KENANGAN AKAN DAKU.

I :  Marilah mewartakan misteri iman kita. [2A]
U: Setiap kali kami makan roti ini dan minum dari piala ini, wafat- Mu, Tuhan, kami wartakan hingga Engkau datang.
I : Sambil mengenangkan wafat dan kebangkitan Kristus, kami mempersembahkan kepada-Mu, Bapa, roti kehidupan dan piala keselamatan.

Kami bersyukur, sebab kami Engkau anggap layak menghadap Engkau dan berbakti kepada-Mu. 

Dan kami mohon semoga kami yang menerima Tubuh dan Darah Kristus dihimpun menjadi satu umat oleh Roh Kudus.

Ingatlah, Tuhan, akan Gereja-Mu yang tersebar di seluruh bumi, agar Engkau menyempurnakannya dalam cinta kasih, dalam persatuan dengan Paus kami Fransikus dan Uskup kami Robertus serta semua rohaniwan.

Ingatlah juga akan saudara-saudari kami, yang telah meninggal dengan harapan akan bangkit, dan akan semua orang yang telah berpulang dalam kerahiman-Mu, dan terimalah mereka dalam cahaya wajah-Mu.

Kami mohon, kasihanilah kami semua, agar kami Engkau terima dalam kebahagiaan abadi bersama Santa Perawan Maria, Bunda Allah, Santo Yosef, mempelainya, para Rasul dan semua Orang Kudus, sepanjang masa, yang hidupnya berkenan pada-Mu.

Semoga kami pun Engkau perkenankan turut serta memuji dan memuliakan Dikau, dengan pengantaraan Yesus Kristus, Putra-Mu.

Dengan pengantaraan Dia, bersama Dia, dan dalam Dia, bagi- Mu, Allah Bapa yang Mahakuasa, dalam persekutuan dengan Roh Kudus, segala hormat dan kemuliaan, sepanjang segala masa.

U:  Amin.

… dibunyikan gong …
 
Bapa Kami [Berdiri]

Bapa Kami [KEK 5]

Embolisme

I :  Tuhan, kami mohon, bebaskanlah kami dari segala yang jahat, sudilah memberi damai sepanjang hidup kami, supaya, kami yang telah dikuatkan oleh kelimpahan belas kasih-Mu, selalu bebas dari dosa, dan dijauhkan dari segala gangguan: sambil menantikan harapan yang membahagiakan dan kedatangan Penyelamat kami, Yesus Kristus.
U: Sebab Engkaulah Raja yang Mulia dan Berkuasa untuk selama-lamanya.

Doa dan Salam Damai [Berdiri]

Anak Domba Allah
Ajakan Menyambut Komuni Komuni

Doa Sesudah Komuni [Duduk]

I : Marilah kita berdoa,
Allah Bapa Yang Maha Pengasih, kami bersyukur atas pejamuan Ekaristi ini.
I-U: Semoga cinta kasih-Mu yang telah Engkau tanamkan dalam diri kami, semakin bertumbuh subur dan semakin mendayai kami untuk mewujudkan kerajaan-Mu di dunia, di masyarakat, dan secara khusus di dalam keluarga kami.
I :  Kami mohon dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.
U:  Amin.

RITUS PENUTUP

Amanat Pengutusan [Duduk]

Berkat [†] [Berdiri]

I : Tuhan bersamamu.
U: Dan bersama rohmu.
I : Semoga berkat Allah yang Mahakuasa, [†] Bapa, Putra dan Roh Kudus, turun atas Saudara dan menetap senantiasa.
U: Amin.

Pengutusan [Berdiri]

I : Saudara-Saudari, pergilah dalam damai, sambil memuliakan Tuhan dengan hidupmu.
U: Syukur kepada Allah.

Perarakan Keluar [Berdiri]

Genta Kasih Tuhan [KEK 57]

(*)

Informasi Terkini Tribun Pontianak Kunjungi Saluran WhatsApp

Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved