Mencegah Deforestasi, LPHD Manjau Lakukan Penanaman Bibit Pohon
Kegiatan ini berkolaborasi dengan Pemerintah Desa, Community Forest Ecosystem Service (CFES) bekerjasama dengan NGO lokal Lestari Bumi Kalimantan.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Lembaga Pengelola Hutan Desa Manjau di Dusun Manjau, Desa Laman Satong, Kecamatan Matan Hilir Utara, Kabupaten Ketapang, melakukan penanaman bibit pohon bernilai ekonomi, Kamis 19 September 2024.
Kegiatan ini berkolaborasi dengan Pemerintah Desa, Community Forest Ecosystem Service (CFES) bekerjasama dengan NGO lokal Lestari Bumi Kalimantan (LBK).
Bonaventura Rino Sambioga, ketua LPHD Manjau, mengatakan penanaman pohon dilakukan sebagai program penghijauan LPHD Manjau dengan tujuan untuk keberlanjutan sumber mata air dan menahan lajunya deforestasi di areal kerja hutan desa.
"Aktivitas ini merupakan program dari LPHD Manjau sebagai bentuk kepedulian Kami terhadap hutan desa, karena di beberapa titik telah dibuka perladangan, sehingga sangat penting melakukan penghijauan untuk kelanjutan sumber mata air Kami dan menahan lajunya deforestasi," ungkapnya.
Sebanyak 60 bibit pohon ditanam di areal kerja hutan desa hari ini, dalam dua bulan sudah berjumlah 236 bibit pohon yang ditanam dengan luas areal tanam adalah satu hektar, dan semuanya merupakan pohon bernilai ekonomi seperti Durian, Kopi dan Petai.
Baca juga: Bupati Ketapang Hadiri Ritual Adat Awali Rangkaian Kegiatan Napak Tilas 2024
"Kami memilih bibit pohon tersebut karena memiliki nilai ekonomi, karena Kami memiliki tanggung jawab baik dari segi lingkungan maupun dapat memberikan manfaat secara ekonomi terhadap masyarat yang berada di kawasan hutan desa," jelasnya.
Meri Salfinus, S.sos, Kepala Desa Laman Satong, mengatakan sangat mengapresiasi kegiatan penanaman bibit pohon yang dilakukan oleh LPHD Manjau, dengan harapan bisa dilakukan secara berkelanjutan.
"Sekali lagi Kami sebagai Pemerintah Desa sangat mengapresiasi kegiatan tim LHPD Manjau terkait penanaman bibit pohon ini, diharapkan ke depan bisa dilakukan secara kontinyu dan konsisten sesuai apa yang sudah Kita komitmenkan bersama," ucapnya. (*)
Informasi Terkini Tribun Pontianak Kunjungi Saluran WhatsApp
Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini disini
| Update Harga Sembako Kalbar 11 April 2026, Cabai Rawit Tembus Rp122 Ribu per Kg |
|
|---|
| Kadis Kesehatan Sambas Dorong Dapur MBG Kantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi |
|
|---|
| Tinjau Distribusi MBG di SMKN 1 Sukadana, Ria Norsan: Cegah Stunting dan Ajak Siswa Rajin Belajar |
|
|---|
| Cek Langsung ke Putussibau, Harisson Tegaskan WFH Tak Ganggu Pelayanan |
|
|---|
| Pengamat Nilai 92 SPPG Yang Tersuspensi di Kalbar Bukti Keseriusan Pemerintah Benahi Standar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Laman-200924-satong.jpg)