Pilkada Sanggau 2024
Cegah Politik Identitas dan Sara Pada Pilkada di Sanggau, Keraton Istana Surya Negara Gelar FGD
"Mari sama-sama kita membangun Sanggau dengan elegan, dewasa berdemokrasi. Artinya Pilkada ini jangan dijadikan beban, tapi kita sambut dengan gembira
Penulis: Hendri Chornelius | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Keraton Istana Surya Negara Sanggau melaksanakan focus group discussion (FGD) pencegahan politik identitas dan sara pada Pilkada serentak tahun 2024 di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Selasa 20 Agustus 2024.
FGD dihadiri tokoh masyarakat, pengurus partai politik, organisasi masyarakat, organisasi pemuda dan wanita se-Kabupaten Sanggau, dan mantan Bupati Sanggau Paolus Hadi.
Narasumber pada kegiatan ini adalah Kapolres Sanggau AKBP Suparno Agus Candra Kusumah, Kepala Badan Kesbangpol Sanggau Antonius, Komisioner Bawaslu Sanggau, Saparudin.
Pejabat Bupati Kabupaten Sanggau yang diwakili Asisten III Setda Sanggau Bidang Administrasi Umum, H Burhanuddin menyampaikan bahwa pemerintah Kabupaten Sanggau menyambut baik inisiatif dari Keraton Surya Negara dalam mendukung terwujudnya pelaksanaan Pilkada Sanggau tahun 2024 aman dan damai.
"Mari sama-sama kita membangun Sanggau dengan elegan, dewasa berdemokrasi. Artinya Pilkada ini jangan dijadikan beban, tapi kita sambut dengan gembira, memilih pemimpin yang amanah memimpin Sanggau ini," katanya.
• Cek Jadwal Seleksi CPNS, Tersedia 327 Formasi di Sanggau
Burhanuddin juga meminta seluruh masyarakat Kabupaten Sanggau untuk menyambut pesta demokrasi ditingkat daerah dengan penuh kegembiraan.
Sementara itu, Pangeran Ratu Istana Surya Negara Gusti Arman berharap pelaksanaan Pilkada Sanggau bisa berjalan tertib, aman dan santun. Oleh karenanya ia mengajak para kontestan pada Pilkada Sanggau untuk membangun persaingan yang sehat dan mendidik masyarakat luas.
"Dengan beradu gagasan, visi misi dan program yang rasional dan membangun Sanggau. Karena sudah banyak Pemilih yang cerdas terutama pemilih pemula, kaum milenial yang sudah melek teknologi," katanya.
Dikatakannya, politik identitas maupun penggunaan isu sara dalam menarik simpati pemilih adalah cara usang dan sudah ketinggalan zaman, karena cara itu bisa membelah persatuan dan kesatuan.
"Memikat pemilih dengan politik uang dan identitas atau suku merupakan kampanye hitam dan sudah bukan zamannya lagi," pungkasnya. (*)
Dapatkan Informasi Terkini dari Tribun Pontianak via SW DI SINI
Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini
Pilkada Sanggau 2024
politik identitas
Pilkada
FGD
Focus Group Discussion
Sanggau
Kalimantan Barat
Kalbar
Selasa 20 Agustus 2024
KPU Sanggau Tetapkan Yohanes Ontot-Susana Herpena Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Terpilih |
![]() |
---|
RESMI HASIL Perolehan Suara Pilkada Sanggau 2024, Cek Jumlah Suara Yohanes Ontot-Susana |
![]() |
---|
Partisipasi Pemilih Pada Pilkada Serentak Tahun 2024 di Sanggau Kisaran 69,5 Persen |
![]() |
---|
Raih 48,62 Persen Suara, Pasangan YOSH Sampaikan Terima Kasih Kepada Masyarakat Sanggau |
![]() |
---|
Rapat Pleno KPU, Pasangan YOSH Raih 116.184 Suara, JOUS Raih 72.731 Suara dan YES Raih 50.040 Suara |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.