Pemuda Katolik Komcab Sanggau Bersama Stakeholder Terkait Baksos di Perbatasan

Sementara itu, Ketua Pemuda Katolik Komcab Sanggau yang juga Korwil Kagama Sanggau, Hubertus V Wake mengatakan bahwa bahwa kegiatan ini merupakan bagi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/FILE
Suasana ketika Pemuda Katolik Komcab Sanggau Bersama BNN Provinsi Kalbar, Kagama Kalbar, Polres Sanggau, Kodim 1204/Sanggau, Satgas Pamtas, BPC HIPMI Sanggau dan Paroki Yohanes Maria Vianney Entikong melaksanakan bakti sosial di Dusun Badat Baru, Desa Suruh Tembawang, Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, kemarin. Kegiatan dilaksanakan dalam rangka memeriahkan HUT ke-79 RI. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Pemuda Katolik Komcab Sanggau Bersama BNN Provinsi Kalbar, Kagama Kalbar, Polres Sanggau, Kodim 1204/Sanggau, Satgas Pamtas, BPC HIPMI Sanggau dan Paroki Yohanes Maria Vianney Entikong melaksanakan bakti sosial di Dusun Badat Baru, Desa Suruh Tembawang, Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, kemarin. Kegiatan dilaksanakan dalam rangka memeriahkan HUT ke-79 RI.

Berbagai layanan sosial diberikan kepada masyarakat setempat, diantaranya adalah pengobatan gratis, penyerahan bantuan untuk pengembangan rumah baca, pemberian paket sembako kepada warga kurang mampu, serta sosialisasi pencegahan penyalahgunaan narkoba dan bahaya peredaran narkoba.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari warga Dusun Badat Baru. Kepala desa Suruh Tembawang Toni Kristian, mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas diselenggarakan kegiatan ini.

"Kami merasa sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini, terutama dalam hal pengobatan gratis dan bantuan sembako. Selain itu, sosialisasi tentang bahaya narkoba sangat penting untuk kami pahami, terutama bagi generasi muda di sini," katanya, Selasa 13 Agustus 2024.

Terkait Dugaan Tipikor Pembayaran Tera, Penyidik Kejari Sanggau Geledah Kantor Disperindagkop dan UM

Sementara itu, Ketua Pemuda Katolik Komcab Sanggau yang juga Korwil Kagama Sanggau, Hubertus V Wake mengatakan bahwa bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari kontribusi menjadikan Sanggau sehat dan dalam rangka memperingati HUT RI ke-79, sekaligus sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat di daerah perbatasan.

"Selain memeriahkan HUT RI, kami juga ingin memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam hal kesehatan dan edukasi mengenai bahaya narkoba. Kegiatan ini pula didukung penuh oleh Pemerintah provinsi Kalimantan Barat (Dinkes Provinsi) dan Pemerintah Kabupaten Sanggau (Dinkes Kabupaten)," katanya.

Kepala BNN Provinsi Kalbar Brigjend Pol Sumirat Dwiyanto menyampaikan bahwa pentingnya sosialisasi tentang pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, terutama di wilayah perbatasan seperti di dusun Badat Baru, desa Suruh Tembawang.

"Dari perjalanan yang kami tempuh tadi, saya melihat tempat yang luar biasa indahnya dan juga berbatasan langsung dengan wilayah Malaysia. Saya kira juga ini perlu mendapat perhatian khusus dalam peningkatan Infrastruktur (baik jalan dan listrik) serta ekonomi," katanya.

"Sehingga harapan kami akan tumbuh masyarakat yang memiliki daya tangkal, daya cegah dan daya tolak terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Kita tumbuhkan generasi emas Indonesia dari Dusun Badat ini untuk mewujudkan Indonesia emas 2045 nanti," tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Sanggau yang diwakili oleh Camat Entikong Yulius Eka Suhendra juga mengapresiasi kegiatan dan berharap kedepan masih ada lagi kegiatan-kegiatan serupa di wilayahnya. Ia juga mengucapkan terimakasih atas dilaksanakannya kegiatan ini.

"Memang dari jarak kami dekat dengan negara tetangga kita Malaysia, jadi tidak dipungkiri bahwa ada potensi lewat jalu-jalur tikus peredaran narkotika dimungkinkan terjadi. Untuk itu kami berterimakasih atas kegiatan yang dilaksanakan supaya bisa mengedukasi masyarakat terkait bahaya dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika,"ujarnya.

Waka Polsek Entikong Iptu Mujiyono mendukung penuh kegiatan ini, karena ini suatu bentuk kepedulian kepada masyarakat dan mengingat di sini warga berbatasan langsung dengan Malaysia supaya masyarakat tetap memupuk rasa nasionalismenya dan juga tetap menjaga situasi kamtibmas yang kondusif. 

Kegiatan ditutup pada Minggu 11 Agustus 2024 dengan Misa yang dipimpin Pastor RD Y Bartolomeus Tolo di Gereja Stasi Badat Baru. (*)

Dapatkan Informasi Terkini dari Tribun Pontianak via SW DI SINI

Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved