Belasan Rumah Warga di Pontianak Rusak Diduga Akibat Angin Kencang 

Andri menceritakan saat kejadian tersebut merasakan angin kencang seperti gemuruh

Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/WIDAD ARDINA.
Warga yang tengah memperbaiki atap rumahnya dikarenakan angin kencang pada, Jumat 9 Agustus 2024 di Tabrani Ahmad Gang Berdikari 1 Dalam, Kota Pontianak, Jumat 9 Agustus 2024 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Sejumlah rumah warga di Tabrani Ahmad Gang Berdikari 1 Dalam, Kota Pontianak mengalami kerusakan akibat angin kencang yang terjadi, Kamis 8 Agustus 2024.

Saat Tribun Pontianak mendatangi lokasi kejadian , Jumat 9 Agustus 2024 pagi, terlihat sejumlah warga sibuk memperbaiki atap rumah mereka. 

Satu diantara warga yang mengalami kerusakan pada rumahnya, Andri menceritakan saat kejadian tersebut merasakan angin kencang seperti gemuruh. 

 "Awalnya mendung dan turun hujan deras, terus disaat hujan itu tiba-tiba datang angin. Sekitar pukul 10 malam lewat kejadiannya," ucapnya saat dimintai keterangan pada, Jumat 9 Agustus 2024.

"Anginnya itu seperti gemuruh, dan kejadiannya begitu cepat," ungkapnya. 

Canopy MPP Bumi Senentang Ambruk Diterjang Angin Kencang, Melkianus : Kita Anggap Musibah


 Andri mengaku pada saat kejadian Malam, Kamis 8 Agustus 2024, dirinya dan keluarga sangat terkejut kemudian langsung ke luar rumah. 

"Pada terkejut karna tiba-tiba, kami langsung ke luar rumah. Mungkin hanya sekitar 10 menit, sebentar saja kejadian angin itu lewat kayak gemuruh," katanya. 

Hal yang serupa juga dirasakan warga yang lain, Sarifah (41) mengatakan atap rumahnya rusak dan dinding-dinding bocor. Bahkan ia mengaku harus mengungsi di rumah tetangganya.  "Atap rumah saya terbang, dan juga platform dinding berjatuhan," ungkapnya.

"Saya mengungsi di tetangga depan rumah saya, karna memang kondisi rumah saya parah," katanya. 

Namun, Ibu dari empat anak ini mengatakan walaupun kejadian angin kencang ini membuat rumahnya rusak. Ia mengungkapkan tidak ada korban jiwa ataupun yang terluka pada kejadian berlangsung. 

"Namanya juga musibah, dan kita masih selamat alhamdulilah," ungkapnya. 

Kemudian Ketua RT 8 RW 6 , Yahya menjelaskan saat kejadian berlangsung ia mengatakan sekitar belasan rumah warga kondisinya mengalami rusak pada atapnya. 

 "Atap-atap rumah warga bolong dan kabel PLN pada lepas, jadi saya langsung hubungi PLN untuk mengamankan listik dulu. Kemudian datanglah dari BPBD, dan memberi bantuan juga kepada warga berupa terpal," ungkapnya. 

Yahya mengatakan tindaklanjut menangani kejadian angin kencang ini sudah melaporkan kepada Kelurahan dan warga juga sudah mulai memperbaiki rumahnya masing-masing. 

"Mungkin untuk sementara kita sudah laporkan kejadian ini di Kelurahan dan warga juga masing-masing memperbaiki rumahnya," pungkasnya (Widad Ardina

Dapatkan Informasi Terkini dari Tribun Pontianak DI SINI

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved