Pj Bupati Kayong Utara Alfian Ikuti Rakor TPID ke-84

Pemda tidak boleh bertindak seperti "pemadam kebakaran" yang hanya menyelesaikan masalah sesaat, tetapi harus berupaya untuk mengatasi masalah secara

Penulis: Mirna Tribun | Editor: Mirna Tribun
PROKOPIM
Penjabat (Pj) Bupati Kayong Utara,  Alfian mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah ke-84 secara daring, Senin (29/07/2024). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAYONG UTARA – Penjabat (Pj) Bupati Kayong UtaraAlfian mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah ke-84 secara daring, Senin (29/07/2024).

Rakor ini dipimpin oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Tomsi Tohir, yang menekankan pentingnya pengendalian inflasi yang terencana dan efektif.

Tomsi Tohir dalam keterangannya meminta pemerintah daerah (Pemda) untuk tidak hanya bertindak reaktif dalam mengendalikan inflasi, tetapi harus memiliki perencanaan yang matang dan strategi jangka panjang.

Ia menyebutkan bahwa Pemda tidak boleh bertindak seperti "pemadam kebakaran" yang hanya menyelesaikan masalah sesaat, tetapi harus berupaya untuk mengatasi masalah secara mendalam dan berkelanjutan.

"Saya mengingatkan bahwa kita perlu menghindari pola-pola yang sama dalam grafik inflasi. Selama lima tahun terakhir, grafik inflasi menunjukkan pola yang cenderung sama setiap tahun. Oleh karena itu, penting untuk mengidentifikasi masalah secara proaktif dan melakukan perbaikan yang terencana," ujar Tomsi Tohir.

Tomsi juga menyoroti pentingnya evaluasi distribusi komoditas dan ketegasan terhadap distributor yang tidak berkomitmen. Ia menekankan agar Pemda dan kementerian/lembaga (K/L) memastikan distribusi barang impor dilakukan tepat waktu untuk mencegah penimbunan atau kekurangan pasokan.

Pj Bupati Kayong Utara Bentuk Tim Persiapan MTQ Tingkat Provinsi 2026

Sementara itu, Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS), Pudji Ismartini, melaporkan bahwa pemantauan harga hingga minggu keempat Juli 2024 menunjukkan kenaikan harga pada beberapa komoditas pangan, termasuk cabai rawit, minyak goreng, dan beras.

Peningkatan harga ini terjadi di sejumlah kabupaten/kota, dengan 203 kabupaten/kota mengalami kenaikan harga cabai rawit, 174 kabupaten/kota mengalami kenaikan harga minyak goreng, dan 120 kabupaten/kota mengalami kenaikan harga beras.

Pj Bupati Kayong Utara, Drs. Alfian, MM, menegaskan komitmennya untuk terus memperhatikan dan mengatasi isu inflasi di daerahnya.

"Kami akan terus melakukan evaluasi dan perbaikan agar pengendalian inflasi di Kabupaten Kayong Utara dapat lebih efektif dan sesuai dengan arahan yang diberikan dalam Rakor ini," ujarnya.

Rakor ke-84 ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah untuk meningkatkan pengendalian inflasi dan memastikan kestabilan ekonomi di seluruh daerah. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved