Ragam Contoh

Contoh Teks Diskusi Tentang Bahaya Merokok bagi Pelajar Lengkap Argumen dan Jawabannya

Di dalam teks diskusi, biasanya berisi pernyataan pendapat dari berbagai pihak baik pendapat yang menyatakan dukungan (pro) maupun pernyataan yang men

Dok. Kompas.com
EFEK Domino Harga Rokok Resmi Naik, Rokok Ilegal Kian Jadi Primadona. 

Jika sudah kecanduan, maka akan sangat sulit seseorang terlepas begitu saja dari kegiatan merokok. Hal ini patut untuk diwaspadai karena pencegahan harus dimulai sejak dini.

Beberapa upaya dapat dilakukan agar pelajar semakin sadar dan menghindari rokok.

Mulai dari memberikan sosialisasi terkait bahaya dan efek buruknya hingga menyadari untuk menjadi seorang pelajar yang keren tidak perlu dengan merokok.

b. Argumen Pendukung:
Meskipun dampak buruk dari merokok telah banyak diketahui, nyatanya pasar rokok tetap ada dan terus tumbuh dengan subur.

Hal tersebut disebabkan oleh berbagai faktor yang mendukung industrinya terus tumbuh hingga besar.

Salah satunya adalah strategi pemasaran industri rokok serta kurangnya kesadaran akan risiko kesehatan yang diakibatkan jika seorang pelajar mulai merokok.

Padahal ada beberapa cara yang bisa dilakukan agar tidak merokok antara lain menghindari berkumpul dengan teman-teman atau lingkungan yang pro merokok, meyakini bahwa bahwa rokok bukan satu-satunya sarana pergaulan agar tampak keren, tak perlu malu mengatakan bahwa diri kita bukan perokok.

Selain itu, bisa juga dengan memperbanyak menelusuri informasi tentang bahaya merokok, menghindarkan diri dari sesuatu yang terkait dengan rokok baik itu sponsor, iklan, poster, atau rokok gratis.

Seorang pelajar juga bisa melakukan berbagai hal positif seperti olahraga, membaca dan hal lainnya yang menyehatkan alih-alih memilih rokok agar terlihat berbeda.

Contoh Resep Menu Hajatan, Pernikahan, Syukuran dan Reuni

c. Argumen Penentang:

Merokok telah terbukti meningkatkan risiko penyakit kronis seperti kanker, penyakit jantung, hingga penyakit paru-paru. Dampak merokok pada kesehatan ini sangat serius dan bahkan dapat menyebabkan kematian.

Meski begitu sejak tahun 2021, dana bagi hasil cukai hasil tembakau dialokasikan sebanyak 25 persen untuk kesehatan, 50% untuk kesejahteraan masyarakat, dan 25% untuk penegakan hukum.

Pemerintah juga telah melakukan peningkatan efektivitas kebijakan cukai hasil tembakau (CHT) demi mendukung upaya mengurangi konsumsi rokok.

Kenaikan tarif cukai juga mencakup pada sigaret kretek tangan (SKT) yang juga dibarengi dengan kebijakan dana bagi hasil (DBH) CHT.

Meski begitu, DBH CHT akan tetap dialokasikan untuk memitigasi dampak pada tenaga kerja SKT.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved