Cegah Stunting dari Hulu, Windy Prihastari Inspeksi 1.468 Pemuda di Smansa Pontianak

“Ingat selalu pentingnya kesehatan di mulai sejak dini. Dalam rangka mencegah stunting di Kalbar peran pemuda untuk mencegah itu dan memberikan edukas

Penulis: Anggita Putri | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/FILE
Penjabat (Pj) Ketua Tim Penggerak PKK (TP-PKK) Windy Prihastari Harisson melakukan program Inpeksi (Ingat Selalu Pentingnya Kesehatan Dini) ke SMA Negeri 1 Pontianak, Senin 15 Juli 2025. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Hari pertama masuk sekolah pada tahun ajaran baru 2024-2025, Penjabat (Pj) Ketua Tim Penggerak PKK (TP-PKK) Windy Prihastari Harisson melakukan program Inpeksi (Ingat Selalu Pentingnya Kesehatan Dini) ke SMA Negeri 1 Pontianak, Senin 15 Juli 2025.

Kegiatan tersebut diikuti oleh 1.468 siswa-siswi SMAN 1 Pontianak. Adapun Program Inspeksi ini merupakan inovasi Windy yang juga sebagai Bunda Genre Kalbar. Dan menjadi program pertama, dan satu-satunya di Indonesia, dengan melibatkan para pemuda yang tergabung dalam Genre, dalam rangka pencegahan, dan penanggulangan stunting dari hulu yang menyasar para remaja atau pemuda.

Windy Prihastari menekankan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini, terutama bagi remaja putri. Sebab kata Windy, pemuda memiliki peran penting untuk penurunan angka stunting di Kalbar.

“Ingat selalu pentingnya kesehatan di mulai sejak dini. Dalam rangka mencegah stunting di Kalbar peran pemuda untuk mencegah itu dan memberikan edukasi kepada mereka sosialisasi untuk kontribusi mereka penurunan angka stuning di Kalbar,” ujarnya.

Pj Gubernur Kalbar Harisson Beri Sanksi bagi ASN yang Ketauan Main Judi Online

Windy menyebutkan salah satu cara pencegahan stunting, yaitu dengan rutin meminum tablet tambah darah bagi remaja putri.

“Sosialisasi untuk remaja putri khususnya dalam pencegahan stunting yaitu dengan minum obat tablet tambah hari. Saya apresiasi SMAN 1 telah mengagendakan siswi untuk rutin minum tablet penambah darah. Semingu sekali setiap hari jumat, setelah berolahraga,” ungkapnya.

Program Inspeksi ini sudah dilaksanakan di sejumlah sekolah Kabupaten/Kota se-Kalbar. Mulai dari Kabupaten Kubu Raya, Sanggau, Sekadau, Mempawah, Bengkayang, Landak hingga Sambas.

Windy juga mengingatkan bahwa, perlu semangat, dan dukungan dari semua pihak untuk mengatasi persoalan stunting, serta masalah kekurangan gizi termasuk anemia.

“Saya mengajak ayo gerakan jari untuk sosialisasi di medasos karena itu tidak bisa dilakukan sendiri, PKK tidak bisa lakukan sendiri, pemerintah juga semua harus ikut serta menurunkan angka stunting,” pungkasnya. (*)

Dapatkan Informasi Terkini dari Tribun Pontianak via SW DI SINI

Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved