33 Wartawan se Kalimantan Barat Ikut UKW yang Digelar PWI Kalbar
Sinergi ini penting untuk memastikan bahwa setiap proyek peningkatan transmisi berjalan lancar dan tepat waktu
Penulis: Hadi Sudirmansyah | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Sebanyak 33 Wartawan dari berbagai media massa se Kalimantan Barat mengikuti Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) yang digelar PWI Kalbar Tahun 2024
UKW yang digelar selama dua hari pada Sabtu-Minggu 6-7 Juli 2024 di Hotel Alimoer Kubu Raya, menghadirkan tiga narasumber yakni Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Raden Petit Wijaya, Kabid Humas Polda Kalbar, Gustiar Kordiv Pencegahan, Parmas dan dan Humas Bawaslu KKR dan Akademisi Fisip Untan DR Jumadi
Selain itu PWI Kalbar menghadirkan 6 Wartawan senior sebagai Penguji untuk 33 Wartawan yang mengikuti UKW Muda , Madya dan Utamakan yakni Yusuf M Said, zainal Helmie, Gusti Yusri, A. R Lubis, Toto Fachrudin dan Rajab Ritonga
Secara resmi UKW PWI Kalbar ini dibuka oleh Staf Ahli Bidang Sosial dan Sumber Daya Manusia (SDM) Setda Provinsi Kalbar, Alexander Rombonang didampingi Manager PT PLN (Persero) UP2B Kalimantan Barat, Ahmad Edy Syukral dan Ketua PWI Kalbar, Kundori serta sejumlah para Penguji UKW PWI Kalbar 2024
• Sejumlah Wartawan Kalbar Sukses Mengikuti UKW Jenjang Muda
Dalam sambutannya, Alexander Rombonang yang juga mewakili Penjabat Gubernur Kalbar, menyambut baik dan mengapresiasi atas terselenggaranya UKW ini.
Agenda ini, disampaikannya merupakan momentum penting bagi rekan-rekan PWI untuk melakukan ujian bagi wartawan dalam rangka meningkatkan kompetensinya.
Ia menyampaikan, bahwa pers mempunyai peran penting bagi kehidupan demokrasi, dengan memberikan narasi-narasi yang baik yang mengedukasi, akuntabel dan terpercaya.
“Saya berharap, para peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian acara dengan penuh semangat dan tujuan dari kegiatan ini dapat tercapai,” ujarnya.
Lebih jauh Alexander menyampaikan, bahwa pers merupakan salah satu pilar penting dalam demokrasi. Wartawan memiliki peran strategis dalam menyebarkan informasi yang benar dan akurat kepada masyarakat, serta mengawal jalannya pemerintahan dan pembangunan bangsa.
“Di era digital saat ini, peran wartawan semakin penting dan kompleks. Wartawan selaku insan pers harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, serta mampu menyajikan informasi yang berkualitas dan terpercaya kepada masyarakat,” tuturnya.
“Oleh karena itu, saya mengajak kepada seluruh insan pers di Kalimantan Barat untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kualitas jurnalismenya. Pers harus mampu menjadi sumber informasi yang terpercaya dan dapat diandalkan oleh masyarakat,” tambah Alexander.
Terkait dengan keberadaan PWI yang merupakan organisasi wartawan pertama di Indonesia, sebagai mitra strategis pemerintah, PWI Kalbar menurutnya memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan di provinsi ini.
“Pers yang profesional dan bertanggung jawab dapat membantu pemerintah dalam menyebarkan informasi yang benar kepada masyarakat, serta membangun citra positif Kalimantan Barat di mata nasional dan internasional,” tutur Alexander.
Oleh sebab itu, ia berpandangan, penting untuk mengembangkan kompetensi para pihak yang terlibat agar dapat menyatukan visi dan persepsi sesuai dengan etika jurnalistik.
Untuk mendapatkan media yang berkualitas, wartawan harus memiliki kompetensi yang mumpuni.
| CJH Pontianak Fokus Jaga Kesehatan Hadapi Cuaca Ekstrem di Tanah Suci |
|
|---|
| Solar Non-Subsidi Naik, Pengusaha Ekspedisi Terpaksa Naikkan Tarif Kiriman |
|
|---|
| Bersama Jurnalis Tribun Pontianak, FAD Mempawah Didorong Melek Publikasi Ramah Anak |
|
|---|
| Bupati Alexander Wilyo Sambut Dankodaeral XII, Bahas Penguatan Keamanan Laut |
|
|---|
| 2 Pria Terjaring Operasi Pekat di Pemangkat, Polisi Temukan Narkotika Milik Pelaku |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/UKW-Wartawan.jpg)