Dua Penyuluh Kemenag Mempawah Terpilih Wakili Kalbar Pada Lomba Penyuluh Award 2024 Tingkat Nasional

"Saya ucapkan apresiasi dan mendukung penuh kedua penyuluh kami yang sudah berhasil lolos seleksi tahap 1 dan akan berangkat ke Jakarta untuk mengikut

Penulis: Ramadhan | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/KEMENAG MEMPAWAH
Dua penyuluh Kemenag Kabupaten Mempawah, Imam Subawaihin dan Sri Eliyati, telah terpilih menjadi perwakilan Kalimantan Barat dalam acara Lomba Penyuluh Award 2024 yang diadakan oleh Kementerian Agama RI setelah lolos seleksi di pusat, Jumat 28 Juni 2024. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Kabar baik datang dari Kementerian Agama Pusat. Dua penyuluh Kemenag Kabupaten Mempawah, Imam Subawaihin dan Sri Eliyati, telah terpilih menjadi perwakilan Kalimantan Barat dalam acara Lomba Penyuluh Award 2024 yang diadakan oleh Kementerian Agama RI setelah lolos seleksi di pusat, Jumat 28 Juni 2024.

Kabar tersebut didapat melalui terbitnya Surat Direktur Penerangan Agama Islam Kemenag RI Ahmad Zayadi bernomor: B-860/Dt.III.III/HM.01/6/2024 tertanggal 25 Juni 2024 tentang pengumuman daftar nomine Penyuluh Agama Islam Award Tahun 2024.

Pengumuman itu dikeluarkan setelah tim dewan juri selesai melakukan penilaian portofolio, karya tulis ilmiah, dan video pada seleksi tahap 1 yang digelar di Bogor.

Kepala Kemenag Kabupaten Mempawah Hasib Arista memberikan apresiasi kepada kedua penyuluh Mempawah, Imam Subawaihin dan Sri Eliyati, atas prestasi yang mereka raih.

Fraksi Golkar DPRD Mempawah Soroti Penurunan Pada Pendapatan Asli Daerah 2023

"Saya ucapkan apresiasi dan mendukung penuh kedua penyuluh kami yang sudah berhasil lolos seleksi tahap 1 dan akan berangkat ke Jakarta untuk mengikuti final sebagai seleksi tahap 2. Saya doakan semoga keduanya berhasil dan sukses sehingga bisa membawa nama baik Kalimantan Barat, khususnya Mempawah, di tingkat Nasional," ungkap Hasib.

Imam Subawaihin merupakan Penyuluh Non PNS Kemenag Mempawah. Inovasi yang dia tampilkan dalam Lomba Penyuluh Award 2024 kali ini adalah penggunaan media ular tangga dalam pembelajaran Al Qur’an Santri TPQ Hikmatun Balighoh di Desa Sungai Besar Laut.

Sedangkan Sri Eliyati juga merupakan Penyuluh Non PNS Kemenag Mempawah. Inovasi yang ia tampilkan adalah tentang pelestarian lingkungan hidup.

"Dengan inovasi yang dilakukan kedua penyuluh tersebut, saya mengajak kepada seluruh masyarakat Kalimantan Barat, khususnya Kabupaten Mempawah, untuk terus mendoakan keduanya yang akan tampil dalam final di Jakarta pada bulan Juli ini," tutup Hasib. (*)

Dapatkan Informasi Terkini dari Tribun Pontianak via SW DI SINI

Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved