Fraksi Golkar DPRD Mempawah Soroti Penurunan Pada Pendapatan Asli Daerah 2023
“Kesempatan bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan pendapatan daerah dengan menggunakan aset-aset daerah yang belum digunakan secara efektif,” ujar
Penulis: Ramadhan | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Fraksi Partai Golkar DPRD Mempawah menyoroti penurunan sektor Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada APBD TA 2023.
Karenanya, pemerintah daerah diminta lebih pro aktif menggali sumber pendapatan yang selama ini belum tersentuh.
“Kami menekankan agar Pemerintah Kabupaten Mempawah lebih mengoptimalkan sumber-sumber pendapatan yang ada, dan lebih pro aktif menggali sumber pendapatan yang selama ini belum tersentuh,” saran Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Mempawah Safruddin Asra, Kamis 27 Juni 2024.
Menurut Safruddin yang juga Anggota DPRD terpilih periode 2024-2029 itu, cukup banyak sektor-sektor yang menjadi potensi PAD. Salah satunya sektor pengelolaan asset daerah. Hanya saja, selama ini sektor tersebut belum mampu dioptimalkan pengelolaannya.
• Pj Bupati Mempawah Harap Kolaborasi Seluruh Stakeholder Sukseskan Tahapan Pilkada 2024
“Kesempatan bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan pendapatan daerah dengan menggunakan aset-aset daerah yang belum digunakan secara efektif,” ujarnya.
Kemudian, Safruddin yang juga Ketua Partai Golkar Mempawah itu mengingatkan pemerintah daerah agar tidak melakukan pergeseran atau merubah program maupun kebijakan untuk kesejahteraan masyarakat secara sepihak tanpa adanya koordinasi dengan Badan Anggaran DPRD.
“Terkait program dan kebijakan yang telah disetujui bersama antara eksekutif dan legislatif hendaknya tidak dilakukan perubahan secara sepihak,” tegasnya.
Lebih jauh, Safruddin memberikan apresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah atas kerja keras, komitmen dan dedikasinya sehingga Kabupaten Mempawah dapat mempertahankan opini WTP delapan kali berturut-turut.
“Opini WTP ini menunjukan salah satu indicator pengelolaan keuangan yang baik sudah dipenuhi yakni pengelolaan keuangan daerah dapat dipertanggungjawabkan sesuai Standar Akuntansi Pemerintah (SAP),” katanya.
“Kedepan, kami berharap agar lebih tingkatkan lagi baik dari sisi akuntabilitas maupun transparansi pengelolaan keuangan daerah. Sehingga, tercipta aparatur yang bersih dan berwibawa menuju Kabupaten Mempawah yang sejahtera,” tutupnya. (*)
Dapatkan Informasi Terkini dari Tribun Pontianak via SW DI SINI
Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini
Safruddin Asra
Fraksi
Golkar
Pendapatan Asli Daerah
PAD
DPRD
Mempawah
Kalbar
Kalimantan Barat
Kamis 27 Juni 2024
| 6 Destinasi Wisata Alam dan Religi di Jelai Hulu, Permata Tersembunyi Kalimantan Barat |
|
|---|
| Jamhuri Amir Hadiri Rakor ASWAKADA, Dorong Sinergi dan Percepatan Pembangunan Daerah |
|
|---|
| Polres Ketapang Bongkar Rangkaian Teror di Air Upas, Dua Tersangka Diamankan Satu Masih DPO |
|
|---|
| Apriyanus Gugur di Papua, Bupati Sintang: Walau Risiko Tugas, Kita Tetap Sedih dan Kehilangan |
|
|---|
| Satlantas Polresta Pontianak Catat 143 Kecelakaan Selama Empat Bulan, Motor Paling Dominan Terlibat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Safruddin-Asra-23542s.jpg)