Minimalisir Sampah, Harisson Minta Tak Gunakan Bahan Plastik saat Rapat di Lingkungan Pemprov

Harisson menyebutkan bahwa Pemprov Kalbar akan terus berkomitmen dalam menjaga lingkungan hidup di wilayah Kalimantan Barat.

Penulis: Anggita Putri | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ANGGITA PUTRI
Momentun Foto bersama Pj Gubernur Harisson dan Pj Ketua TP PKK Kalbar saat membawa tumbler pada Peringatan Hari Lingkungan Hidup tahun 2024,yang juga diisi dengan aksi penanaman pohon serentak di Lingkungan Pemprov Kalbar, Jumat 7 Juni 2024. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Momentun Peringatan Hari Lingkungan Hidup tahun 2024, diisi dengan aksi penanaman pohon serentak di Lingkungan Pemprov Kalbar, Jumat 7 Juni 2024.

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan senam pagi, dan juga jalan sehat bersama, serta pemeriksaan kesehatan gratis.

Selain itu, semua yang hadir dibagikan tumbler sebagai upaya untuk terus menggaungkan Gerakan Kalbar Membawa Tumbler, untuk mengurangi penggunaan sampah plastik, di Lingkungan Pemprov.

Hadir Penjabat Gubernur Kalimantan Barat, Harisson dan Pj Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Barat, yang mengikuti rangkaian acara, diantaranya melakukan penanaman pohon dengan jenis Pohon Tabebuya, di Lingkungan Pemprov Kalbar.

Kegiatan ini juga diikuti oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Mohammad Bari, Pj Ketua DWP Kalbar, D. Efi Masfiaty, Direktur Utama Bank Kalbar Rokidi, beserta seluruh Kepala Perangkat Daerah Kalbar dan instansi vertikal lainnya.

Baca juga: Pj Wako Pontianak Lepas Tim Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2024: Perkokoh Fondasi Ekonomi Nasional

Pj Gubernur Harisson juga sangat menyambut baik kegiatan positif dalam peringatan hari lingkungan hidup tahun 2024 ini.

Dengan adanya Gerakan Kalbar Membawa Tumbler, Harisson juga berpesan agar tidak ada lagi penggunaan bahan plastik di Lingkungan Pemprov, seperti saat acara rapat, dan lainnya. Agar bisa mengganti air minum kemasan dengan penyediaan air isi ulang.

“Saya mengimbau jangan lagi menyajikan makanan dan minuman yang menggunakan bahan plastik, tapi bisa diganti dengan bahan habis sekali pakai yang tidak menimbulkan sampah. Kan bisa gunakan makanan yang sudah di bungkus seperti lemper itu dibungkus dengan menggunakan daun pisang, dan isi ulang tumbler kita sediakan di dispenser,” ujar Harisson.

Harisson mengatakan bahwa selama ini Gerakan membawa Tumbler ini sudah diterapkan oleh Menparekraf Sandiaga Uno.

Dan itu tentunya bisa menjadi contoh, bahwa kemanapun pergi, jangan lupa untuk membawa tumbler untuk isi ulang minuman.

“Seperti Pak Sandiaga Uno , selalu membawa tumbler kemanapun beliau pergi, dan saya lihat beliau tak pernah minum kemasan yang biasa kita sediakan, tapi selalu minum air dari tumbler nya. Dan gerakan ini juga sudah dimulai oleh Bu Kadisporapar Kalbar,” ujar Harisson

Ia berharap semua elemen turut serta dalam menjaga lingkungan misalnya dengan mengurangi sampah plastik pada konsumsi sehari - hari.

“Untuk mengatasi krisis iklim, kita harus turut serta untuk terus menjaga lingkungan. Dan ini lah upaya Pemprov untuk menjaga lingkungan, yakni dengan meminimalisir penggunaan bahan - bahan plastik untuk konsumsi di setiap kegiatan, serta membudayakan memakai tumbler. Kemudian kita juga menggalakan gerakan pemilahan sampah,” tutur Harisson.

Dirinya menyebutkan, perubahan iklim yang tak menentu saat ini salah satunya memang disebabkan oleh pemanasan global. Ia juga mengambil contoh dari beberapa daerah di dunia yang terdampak banjir besar beberapa waktu lalu.

“Seperti yang kita lihat juga pemanasan global itu salah satu yang mengakibatkan perubahan iklim yang sulit diprediksi, malah banyak negara - negara lain juga terkena banjir besar, seperti di Pakistan, China bahkan Inggris juga terdampak. Jadi memang kita saat ini sedang menghadapi akibat dari gangguan lingkungan hidup di dunia ini,” timpalnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved