Kondisi Terkini Jembatan di Tunang Mempawah Hulu Siang Ini, Begini Penjelasan Polisi

Kendaraan roda empat ke atas baik dari arah Pontianak-Bengkayang atau pun sebaliknya, tidak bisa lewat. Terpaksa harus ada yang menggunakan jalan alte

Penulis: Alfon Pardosi | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ALFON
Kondisi jembatan di Desa Tunang, Kecamatan Mempawah Hulu yang sedang perbaikan dan akan segera rampung pada Rabu 5 Juni 2024. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK - Begini kondisi jembatan darurat di Desa Tunang, Kecamatan Mempawah Hulu, Kabupaten Landak yang tidak bisa dilewati kendaraan sejak Senin malam kemarin.

Dimana jembatan darurat tersebut amblas, karena dilewati oleh mobil tronton yang membawa alat berat eksavator dari arah Pontianak hendak menuju Jagoi Babang.

Karena jembatan tersebut tidak mampu menahan berat muatan yang tinggi, sehingga mobil tronton bersama alat berat terperosok ke dalam sungai, mengakibatkan jembatan pun menjadi rusak.

Kendaraan roda empat ke atas baik dari arah Pontianak-Bengkayang atau pun sebaliknya, tidak bisa lewat. Terpaksa harus ada yang menggunakan jalan alternatif lain.

Seperti lewat Mempawah jika dari arah Pontianak, serta lewat Singkawang jika dari arah Bengkayang. Sedangkan untuk kendaraan roda dua, ada jalan pintas yang masih bisa dilewati.

Gara-gara Ini Jembatan Sementara Penghubung Pontianak-Bengkayang di Mempawah Hulu Roboh

Kemudian bagaimana kondisinya saat ini, pihak keamanan baik dari Polri dan TNI yakni Polsek Mempawah Hulu serta Koramil Mempawah Hulu masih siaga di lokasi jembatan.

"Hingga siang ini masih dalam proses pengerjaan, sudah akan dipasang lantai," ujar Kapolres Landak melalui Kapolsek Mempawah Hulu melalui Kanit Lantas Polsek Mempawah Hulu Aipda Widi Suryadi.

Maka jika dipersentasekan, pengerjaan jembatan progresnya sudah mencapai 80 persen.

"Karena sekarang tinggal pasang lantai, kemungkinan sore sudah bisa rampung dan bisa dilewati," ungkapnya.

Selain itu, beberapa kendaraan masih rela antri untuk menunggu pengerjaan rampung.

"Puluhan kendaraan masih ada yang antri, terutama kendaraan truk ekpedisi," jelas Aipda Widi Suryadi lagi.

Sedangkan untuk alat berat yang terperosok ke sungai, belum dievakuasi.

"Iya, alat berat eksavator masih ada di Sungai, karena sekarang memang fokus untuk pengerjaan jembatan dulu," pungkasnya. (*)

Dapatkan Informasi Terkini dari Tribun Pontianak via SW DI SINI

Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved